Apakah Orang Katolik Menyembah Maria?

0
515
photosforyou / Pixabay

Orang-orang seringkali mengajukan pertanyaan ini: “Mengapa orang Katolik menyembah Maria?” Perlu ditegaskan di sini bahwa orang Katolik tidak menyembah Maria, tetapi menghormati Maria. Ini dua istilah yang kelihatannya mirip tetapi maknanya sangatlah berbeda.

Penghormatan orang Katolik terhadap Maria tentu tidak muncul begitu saja. Penghormatan seperti itu jelas ada alasannya, yaitu karena Maria adalah bunda Yesus. Dengan menjadikan Maria sebagai ibu dari putra tunggal-Nya, itu berarti bahwa Allah menghargai Maria. Kitab Suci mengabarkan kepada kita bahwa Allah mengirim Malaikat Gabriel kepada Maria untuk menyampaikan satu pesan: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau. Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu”” [Luk. 1:28,30-31,38].

Sekali lagi, orang Katolik menghormati Maria karena Allah sendiri saja menghargai dia. Allah memilih Maria di antara banyak perempuan di dunia ini untuk melahirkan putra-Nya. Maria mengatakan ‘YA’ terhadap tawaran Allah itu, padahal dia sendiri sebenarnya bisa saja mengatakan tidak saat dia diberikan tawaran oleh Allah. Jadi, dalam Gereja Katolik, Maria diberi tempat yang istimewa karena Maria sudah mengatakan YA terhadap tawaran Allah itu.

Maria tahu bahwa dia bisa saja dirajam dan dihukum mati karena hamil di luar perkawinan. Ia sadar akan resiko itu. Dia juga tahu bagaimana Yosef, tunangannya itu, keluarganya, dan semua orang sekampungnya akan bereaksi terhadap kehamilannya, tetapi dia toh tetap mengatakan ‘YA’ terhadap tawaran dari Allah. Inilah alasan mengapa orang Katolik sangat menghormati Bunda Maria. Allah mempercayakan Maria untuk mencintai putra-Nya dan untuk merawat-Nya. Maria melakukannya, bahkan sampai di kaki salib.

Mengapa orang Katolik berdoa di depan patung Maria? Jawabannya sederhana: karena kita membutuhkan gambaran tentang Maria. Patung-patung itu dibuat untuk membantu kita membayangkan Maria sebagai seorang pribadi yang nyata, tidak hanya apa yang dikisahkan di dalam bacaan Kitab Suci.

Apakah orang Katolik berdoa kepada Maria? Jawabannya: orang Katolik tidak berdoa kepada Maria, tetapi berdoa kepada Yesus. Doa-doa orang Katolik selalu langsung ditujukan kepada Yesus. Tetapi, kadang-kadang kita meminta Maria untuk berbicara kepada Yesus, supaya Yesus mendengarkan doa-doa kita. Ingat, Yesus sangat mengasihi ibunya dan kita berharap agar Maria dapat mempengaruhi Yesus untuk mendengarkan doa-doa kita, sama seperti apa yang dia katakan kepada Yesus saat peristiwa ‘mengubah air menjadi anggur’ pada pesta pernikahan di Kana.

Yesus mendengar perkataan ibu-Nya ketika Maria meminta membantu tuan pesta meskipun sebenarnya saat itu Ia belum berniat untuk mengubah air menjadi anggur. Tetapi toh Ia melakukannya juga karena ibu-Nya yang meminta kepada-Nya. Kita berharap bahwa Yesus mengabulkan permohonan kita jika ibu-Nya meminta kepada-Nya.

Tetapi, bukankah dengan berdoa Rosario, orang Katolik berdoa kepada Maria? Sama sekali tidak. Ketika kita berdoa Rosario, seluruhnya sebenarnya berisi tentang refleksi atau meditasi, tentang hidup dan karya Yesus.

Diolah dan dikembangkan dari www.katolisitas.com

Terlahir sebagai 'anak pantai', tapi memilih - bukan menjadi penjala ikan - melainkan 'penjala manusia' karena bermimpi mengubah wajah dunia menjadi wajah Kristus. Penulis adalah alumni Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta & CICM Maryhill School of Theology, Manila - Philippines. Moto tahbisan: "Tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga" (Luk. 5:5). Penulis dapat dihubungi via email: jufri_kano@jalapress.com.

Kolom Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here