Katolik Menjawab: Doa ‘Bapa Kami’ Diajarkan Oleh Yesus Sendiri

0
939
Gambar ilustrasi oleh Free-Photos / Pixabay

Selama ini kita mungkin mengira bahwa doa yang baik dan benar adalah doa yang dirangkai dengan kalimat yang panjang dan enak didengar. Tetapi, ternyata tidak demikian bagi Yesus. Tuhan Yesus bersabda: “Dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah” (Mat. 6:7). Bagi Yesus, doa yang baik dan benar itu adalah doa yang singkat, padat, dan jelas. Tidak bertele-tele.

Para murid meminta kepada Yesus supaya mengajarkan kepada mereka sebuah doa (Mat. 6:7-15). Doa yang diajarkan oleh Yesus itu begitu singkat, tetapi padat dan berisi. Itulah doa yang kemudian kita kenal sebagai doa ‘Bapa Kami’.

Dalam doa ‘Bapa Kami’ ada beberapa hal yang patut digarisbawahi. Pertama, berisi pujian kepada Tuhan. ‘Bapa Kami yang ada di Surga, dimuliakanlah nama-Mu.’ Jadi, sebelum meminta ini dan itu kepada Tuhan, puji dan syukur kepada Tuhan terlebih dahulu.

Kedua, minta rejeki. ‘Berikanlah kami rejeki pada hari ini.’ Rejeki yang dimaksudkan di sini bisa berupa makanan yang secukupnya, kesehatan, kesuksesan dalam pekerjaan, dan sebagainya. Jadi, kita tidak perlu lagi menyebut satu per-satu apa yang kita minta. Jangan mendikte Tuhan.

Selain itu, apa yang menjadi tekanan di sini adalah ‘rezeki pada hari ini’. Jangan minta sekalian untuk besok, lusa, dan seterusnya. Minta dulu buat hari ini, besok dan lusa minta lagi. Jika rezeki besok, lusa, dan seterusnya semuanya diminta hari ini, lalu besok kita mau ke mana? Jangan-jangan setelah semuanya diberikan oleh Tuhan lantas kita tidak lagi datang bertemu Tuhan. Itu yang terjadi di mana-mana. Ketika seseorang diberikan kekayaan yang berlimpah, ia lupa Tuhan. Itulah alasannya mengapa kita hanya boleh minta rezeki hanya untuk sehari.

Ketiga, minta pengampunan dosa; yang disertai dengan janji untuk mengampuni orang lain. Setiap orang yang diampuni dosanya wajib mengampuni dosa orang lain. Jangan minta pengampunan kepada Tuhan kemudian menghakimi orang lain. Minta pengampunan dosa kepada Tuhan tidak bisa lepas dari janji untuk mengampuni orang lain. Ingat, Tuhan mengampuni dosa kita semata-mata karena Ia mengasihi kita. Maka dari itu, kita diminta untuk mengampuni kesalahan orang lain oleh karena kasih yang sama.

Keempat, meminta supaya tidak dibiarkan masuk ke dalam pencobaan dan kiranya dijauhkan dari yang jahat. Dunia ini syarat dengan berbagai macam pencobaan. Dengan doa ini kita meminta Tuhan supaya menjauhkan kita dari semua godaan ini. Tetapi jangan lupa, kalau kita sudah dijauhkan dari segala macam godaan dan dibebaskan dari segala yang jahat, kita tidak boleh menjerumuskan diri sendiri ke dalam pencobaan itu.

Banyak kali orang ada di dalam pencobaan bukan karena dimasukan oleh orang lain melainkan justru karena orang bersangkutan memang masuk sendiri ke dalam pencobaan itu. Banyak orang sudah dijauhkan dari yang jahat tetapi mau sendiri menjadi penjahat.

Tidak sedikit orang merasa putus asa dan merasa bahwa doanya tidak dikabulkan oleh Tuhan. Kadang-kadang kita berpikir bahwa Tuhan akan memberi apapun yang kita minta. Kalau itu yang kita harapkan, maka kita pasti akan kecewa. Memang Tuhan tidak akan memberi apa yang kita minta tetapi yakinlah Ia akan memberi apapun yang kita butuhkan.

Semoga dengan doa ini hubungan kita dengan Bapa semakin erat dan segala kebutuhan dasar kita tercukupi. Yakinlah, Bapa di Surga tidak akan membuat kita kecewa asalkan kita meminta sesuai dengan kebutuhan kita dan siap melaksanakan seluruh perintah-Nya. Amin.

Terlahir sebagai 'anak pantai', tapi memilih - bukan menjadi penjala ikan - melainkan 'penjala manusia' karena bermimpi mengubah wajah dunia menjadi wajah Kristus. Penulis adalah alumni Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta & CICM Maryhill School of Theology, Manila - Philippines. Moto tahbisan: "Tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga" (Luk. 5:5). Penulis dapat dihubungi via email: jufri_kano@jalapress.com.

Kolom Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here