23.1 C
New York
Tuesday, September 27, 2022

Ajaran Sesat Ebionit dan Monotelitisme (Seri Ajaran Sesat V)

Ajaran Sesat Ebionit

Secara harfiah Ebionit berarti orang-orang miskin. Ebionit adalah sebuah sekte Kristen Yahudi yang dicirikan oleh janji untuk mengikuti secara ketat hukum Musa — dan penyangkalan terhadap keallahan Kristus, yang dipandang sebagai anak Yusuf, suami Maria.

Ajaran Sesat Monotelitisme

Bidah pada VII yang mengajarkan bahwa di dalam diri Yesus Kristus, Putra Allah, hanya ada satu kehendak saja, yakni kehendak ilahi. Asal-usul bidah ini lebih bersifat politis daripada religius, mengingat setelah Konsili Khalsedon berakhir ada usaha untuk menyatukan sejumlah pandangan monofisit demi menekankan kesatuan dalam diri Kristus: apalagi ada motif khusus lainnya, yakni serangan-serangan laskar Muslim, yang berasal dari Persia dan kekaisaran Roma di wilayah Timur terancam oleh monofisit.

Referensi

  • Kristiyanto, Eddy, 2003. Visi Historis Komprehensif. Yogyakarta : Kanisius
  • Kristiyanto, Eddy, 2002. Gagasan yang Menjadi Peristiwa: Sketsa Sejarah Gereja Abad I-XV. Yogyakarta : Kanisius.

 

 

avatar
Silvester Detianus Gea
Lahir di desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namöhalu-Esiwa, Nias Utara, pada tanggal 31 Desember. Anak kedua dari lima bersaudara. Pada tahun 2016, menyelesaikan kuliah Jurusan Ilmu Pendidikan Teologi di Universitas Katolik Atma Jaya-Jakarta. Sedang menyelesaikan program Pascasarjana (S2) Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Ikut serta menulis dalam Seri Aksi Swadaya Menulis Dari Rumah (Antologi); “Ibuku Surgaku” jilid III (2020), Ayahku Jagoanku, Anakku Permataku, Guruku Inspirasiku, Hidup Berdamai Dengan Corona Vol. IV, dan Jalan Kenangan Ibuku Vol. IV (2021), Autobiografi Mini Kisah-Kisah Hidupku (2022). Saat ini menjadi Wartawan komodopos.com dan Floresnews.net (2018-sekarang), kontributor website Societasnews.id, Author JalaPress.com, dan mengajar di salah satu sekolah (2019-sekarang). Penulis dapat dihubungi melalui email: detianus.634@gmail.com atau melalui Facebook: Silvester Detianus Gea. Akun Kompasiana: https://www.kompasiana.com/degeasofficial1465

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
avatar
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Artikel Terkini