-9.9 C
New York
Wednesday, January 28, 2026

Makna Minggu Ketiga dalam Masa Adven: Sukacita dalam Penantiaan

Tidak terasa kita memasuki Minggu Adven III. Tentu saja umat beriman sudah mempersiapkan diri, baik jasmani dan rohani. Seperti diketahui, umat beriman diberi kesempatan untuk mengaku dosa dan mendalami sabda Tuhan serta berjaga-jaga dalam doa.

[postingan number=3 tag= ‘adven’]

Mengapa disebut Minggu Gaudete? Minggu Gaudete (Minggu Bersukacitalah) berasal dari antiphon pembuka yaitu “Bersukacilah selalu dalam Tuhan, sekali lagi kukatakan: bersukacitalah! Sebab Tuhan sudah dekat” (Flp. 4:4-5). Rasul Paulus mengajak umat beriman untuk bersukacita karena pesta kelahiran Yesus sudah dekat. Selain itu, ‘Minggu Bersukacilah’ berada pada titik tengah dari seluruh Masa Adven.

Pada Masa awal Adven, umat beriman telah diajak untuk mempersiapkan diri secara jasmani dan rohani melalui matiraga atau puasa. Oleh sebab itu, Gereja mengajak umat beristirahat sejenak dan bersukacita. Tindakan serupa juga dilakukan pada Masa Prapaskah ke-4 (Minggu Laetare).

Selain itu, umat diingatkan bahwa Masa Adven segera berakhir dan pesta kedatangan Yesus segara dirayakan. Oleh sebab itu, perlu ditumbuhkan harapan yang akan membangkitkan ketekunan dan kesabaran untk mempersiapkan diri.

Umat beriman akan menyaksikan lilin berwarna pink atau merah muda dinyalakan untuk mengungkapkan kegembiraan. Selain itu, warna pink atau merah muda melambangkan penderitaan masa kini yang tidak sebanding dengan kemulaian yang dinyatakan kepada umat beriman. Dengan demikian, suasana gembira mewarnai perayaan kelahiran Sang Juruselamat, Yesus Kristus.

avatar
Silvester Detianus Gea
Lahir di desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namöhalu-Esiwa, Nias Utara, pada tanggal 31 Desember. Anak kedua dari lima bersaudara. Pada tahun 2016, menyelesaikan Strata 1 (S1) Ilmu Pendidikan Teologi di Universitas Katolik Atma Jaya-Jakarta. Menyelesaikan Strata 2 (2023). Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Menulis buku berjudul "MENGENAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SUKU NIAS" (2018). Ikut serta menulis dalam Seri Aksi Swadaya Menulis Dari Rumah (Antologi); “Ibuku Surgaku” jilid III (2020), Ayahku Jagoanku, Anakku Permataku, Guruku Inspirasiku, Hidup Berdamai Dengan Corona Vol. IV, dan Jalan Kenangan Ibuku Vol. IV (2021), Autobiografi Mini Kisah-Kisah Hidupku (2022), Kuntum-Kuntum Kasih Sayang Vol. 3, Keluargaku Bahagiaku Vol. 2, Ibu Matahari Hidupku Vol. 1 (2023), Ibu Matahari Hidupku (2024), Menulis Itu Sehat & Hidup Itu Anugrah (2025), Ikut menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama penerbit Ethos Logos Pathos (2024-sekarang), Menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama PT. Mitra Laksana Pelita (2025-sekarang). Saat ini menjadi Wartawan komodopos.com dan floresnews.net(2018-sekarang), Author jalapress.com/, dan mengajar di Sekolah Tarsisius Vireta (Website:https://www.tarsisiusvireta.sch.id/) (2019-2024), menjadi Wakil Kepala Sekolah SD Tarsisius 1 (Juli 2024-sekarang), Wakabid. Marketing, Humas & Pengembangan Usaha, Yayasan Bunda Hati Kudus (2025) Penulis dapat dihubungi melalui: Email: detianus.634@gmail.com Facebook: Silvester Detianus Gea. Kompasiana: https://www.kompasiana.com/degeasofficial1465. Akun tiktok https://www.tiktok.com/@orang_muda.katolik1. Akun Youtube: https://www.youtube.com/@Degeasofficial. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/de-gea-000825389/.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Artikel Terkini