20.7 C
New York
Monday, September 27, 2021

Mengenal Sekilas Pater Olivier Maire, SMM, Imam Katolik yang Dibunuh di Prancis

Pater Olivier Maire, SMM (60 tahun), imam Katolik yang dibunuh di Prancis pada hari Senin, 09 Agustus 2021 adalah provinsial (pemimpin provinsi) Serikat Maria Montfortan (SMM) Prancis, sebuah kongregasi religius yang didirikan oleh St. Louis-Marie Grignion de Montfort.

Dia terbunuh di Saint-Laurent-sur-Svre, sebuah komunitas SMM di daerah Vendée, Prancis barat. Di kota inilah terletak Basilika St. Louis-Marie Grignion de Montfort, tempat sang pendiri dimakamkan dan tempat St. Yohanes Paulus II berkhotbah pada tahun 1996.

Konferensi para uskup Prancis dan Konferensi Religius Prancis mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama pada 9 Agustus bahwa pria yang diduga membunuh imam itu “tinggal bersama Pastor. Olivier Maire” pada saat pembunuhan.

Media menyebut tersangka pembunuhan Pater Olivier adalah Emmanuel Abayisenga, pria 40 tahun asal Rwanda yang juga diduga memicu kebakaran di katedral Nantes pada Juli 2020.

Pater Olivier Maire lahir di Besançon, Prancis Timur, pada tahun 1961. Dia mengikrarkan kaul kekal dalam SMM pada tahun 1986, pada usia 25 tahun, dan ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1990.

Sebuah biografi di situs web Keuskupan Luçon menulis: “Pater Olivier berasal dari keuskupan Besançon. Ia bertahun-tahun melayani di Afrika, kemudian di Roma. Sarjana Kitab Suci ini memiliki minat studi tentang Bapa Gereja dan Patristik Yunani, juga memiliki gelar dalam bidang psikologi. Baginya, tulisan-tulisan St. Louis-Marie Grignion de Montfort, yang ditulis 300 tahun yang lalu, tetap memiliki relevansinya untuk menjelaskan dan menghidupi iman.”

Pater Olivier Maire adalah Pemimpin Retret yang Populer

Seorang peserta dalam retret yang dia pimpin pada tahun 2011 menulis: “Saya menghargai kesiapsediaannya, perhatiannya mendengarkan saran, tetapi juga kebebasannya dalam mengekspresikan minatnya di berbagai bidang. Setiap Ekaristi adalah momen doa dan ucapan syukur yang intens.”

Yang lain berkomentar: “Saya menjalani minggu yang tenang dan pembaruan berkat keindahan tempat itu, kualitas momen doa, kedalaman dan kesederhanaan Olivier Maire.”

Pada tahun 2016, imam itu diwawancarai oleh stasiun televisi Katolik Prancis KTO di Saint-Laurent-sur-Svre, dalam sebuah siaran yang menandai peringatan 300 tahun kematian Montfort pada tahun 1716.

Pada 11 Oktober 2020, Olivier Maire berkhotbah dalam Misa memperingati 300 tahun kedatangan Beata Marie Louise dari Yesus di Saint-Laurent-sur-Svre. Bersama Montfort, ia mendirikan kongregasi Putri-Putri Kebijaksanaan (Daughters of Wisdom, DW) sebuah kongregasi religius wanita.

Dia berkata: “Inilah yang bisa dikatakan Marie Louise kepada semua orang pagi ini: bagikan hidupmu. Jalani hidup untuk berbagi dengan orang lain, jangan sia-siakan hidup Anda dengan menjalaninya sendiri, terisolasi, tertutup dari dunia, tertutup dari orang lain — Anda harus melindungi diri dari virus tetapi tidak dari orang lain.”

“Simbiosis dengan dunia tempat kita hidup adalah apa yang dialami dan dilakukan oleh Marie Louise. Kehidupan persaudaraan, ensiklik terakhir Paus Fransiskus (Fratelli tutti) mengingatkan kita akan hal ini, hidup dalam simbiosis dengan yang lain, hidup persaudaraan dan hidup dalam simbiosis dengan Tuhan sendiri.”

“Mari kita berani duduk untuk berbagi persaudaraan, mari kita berani duduk dengan yang termiskin, terpinggirkan, dan terbuang dari kemanusiaan.” ***

 

Artikel ini diterjemahkan dari https://www.catholicnewsagency.com/news/248623/who-was-fr-olivier-maire-the-catholic-priest-murdered-in-france

 

RP Lorens Gafur, SMM
Imam Misionaris Serikat Maria Montfortan (SMM). Ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 17 Juni 2016 di Novisiat SMM - Ruteng - Flores - NTT. Alumnus Sekolah Tinggi Filsafat Teologi, Widya Sasana - Malang - Jawa Timur.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Artikel Terkini