Paus Fransiskus akan tiba di Uni Emirat Arab malam ini dan berada di sana selama tiga hari, mulai tangagl 3 hingga 5 Februari 2019. Kunjungan Paus kali ini merupakan perjalanan apostolic yang ke-27 di luar Italia, sekaligus sebagai Paus pertama yang berkunjung ke Semenanjung Arab. Seperti diketahui, Rencananya, Selasa (5 Februari 2019), Paus Fransiskus akan mengadakan Misa terbuka bersama umat Katolik di Unit Emirat Arab. Adapun Misa tersebut dilangsungkan di Zayed Sports City, Abu Dhabi.
Panitia pelaksana misa telah menyediakan tiket sebanyak 135.000 bagi umat yang ingin menghadiri Misa. Dilaporkan sejak pekan lalu, antrian umat yang datang di loket tiket meningkat. Panitia melaporkan bahwa tiket habis karena begitu banyak permintaan dari umat. Oleh sebab itu, panitia membuat kebijakan baru yaitu dengan sistem perutusan. Maka setiap keluarga hanya boleh mengutus satu orang untuk mengikuti Misa. “Para pencari tiket menunjukkan banyak kesabaran dan tekad untuk mendapatkan akses ke Misa ini. Sudah ada antrian panjang sekitar pukul 4.30 sore, meskipun distribusi tiket baru dimulai pukul 6 sore.” kata salah satu volunteer Lucy Pascua di Gereja Katolik St Mary, Dubai seperti dilansir Vaticannews.va
Vikariat Apostolik Arab Selatan (AVOSA) memperkirakan ada 1 juta umat Katolik yang tinggal di Unit Emirat Arab. Vikariat Apostolik Arab Selatan merupakan yurisdiksi resmi Gereja Katolik yang bertanggung jawab atas UEA, Oman, dan Yaman.
Paduan Suara Dari Berbagai Negara
Para peserta koor berasal dari berbagai negara yakni Indonesia, Filipina, India, Lebanon, Suriah, Yordania, Armenia, Prancis, Italia, Nigeria, Amerika, Belanda, dan Argentina. Paduan suara multinasional tersebut beranggotakan 120 orang, terdiri dari penyanyi dari sembilan gereja di UAE untuk memeriahkan Misa pada kunjungan Paus kali ini. Sebelumnya ada sekitar 283 orang yang mengikuti audisi untuk koor pada Misa tersebut, namun yang terpilih hanya 120 orang. Paduan suarat tersebut akan dipimpin oleh Joy Santos dari Filipina.


