0.1 C
New York
Monday, January 12, 2026

Ketika Kesetiaan Menuntut Tebusan

Kita dahulu saling memperhatikan dan mencintai satu sama lain. Kita tidak menyia-nyiakan waktu, karena waktu terlalu berharga untuk berlalu begitu saja. Hari terus berganti dan sikapmu pun berubah. Kata-katamu semakin pahit dan sikapmu menjadi kasar.

Tak mudah bagiku untuk menerima semua ini dan menyembuhkan luka yang kamu torehkan. Tak mudah sembuh hanya dengan ucapan maaf di bibir atau dengan setangkai mawar indah atau seperangkat alat canggih. Tapi aku mau setia dan berharap kamu sadar.

Di manakah kebahagiaan kita yang dulu? Sudahkah kamu gadaikan demi prestasi atau jabatan, relasi atau simpanan atas nama kebanggaan dan kenikmatan? Tidakkah kamu sadari bahwa dibalik kesuksesan seorang suami, terdapat kehebatan seorang istri?

Kamu menyebut kesuksesan sebagai usahamu semata. Ya, aku sadar, tidak banyak hal yang kukatakan atau kubuat. Aku hanya bisa berdoa dan melakukan hal terbaikku sebagai seorang istri.

Kamu juga begitu anggun dan menawan kala berbicara dengan perempuan lain. Dan aku harus menahan gejolak untuk menangis di hadapan kalian. Lutut dan tanganku gemetar, antara amarah dan pedih.

Begitulah caramu menawarkan madu untuk menarik simpati orang lain, sedang aku kamu taburi racun. Dan jiwaku merontah, ‘Itu tidak adil’.

Tapi bagaimanapun juga, melewati waktu, aku akan bertahan dalam kesetiaan, karena kesetiaan menuntut tebusan. Tubuh dan batin ini menjadi tebusan. Dan aku menunggu saatnya ketika kamu sadar bahwa aku adalah orang yang setia di sampingmu setiap waktu. Somoga kamu paham, sebelum aku mati!

P. Joseph Pati Mudaj, Msf

avatar
Silvester Detianus Gea
Lahir di desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namöhalu-Esiwa, Nias Utara, pada tanggal 31 Desember. Anak kedua dari lima bersaudara. Pada tahun 2016, menyelesaikan Strata 1 (S1) Ilmu Pendidikan Teologi di Universitas Katolik Atma Jaya-Jakarta. Menyelesaikan Strata 2 (2023). Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Menulis buku berjudul "MENGENAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SUKU NIAS" (2018). Ikut serta menulis dalam Seri Aksi Swadaya Menulis Dari Rumah (Antologi); “Ibuku Surgaku” jilid III (2020), Ayahku Jagoanku, Anakku Permataku, Guruku Inspirasiku, Hidup Berdamai Dengan Corona Vol. IV, dan Jalan Kenangan Ibuku Vol. IV (2021), Autobiografi Mini Kisah-Kisah Hidupku (2022), Kuntum-Kuntum Kasih Sayang Vol. 3, Keluargaku Bahagiaku Vol. 2, Ibu Matahari Hidupku Vol. 1 (2023), Ibu Matahari Hidupku (2024), Menulis Itu Sehat & Hidup Itu Anugrah (2025), Ikut menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama penerbit Ethos Logos Pathos (2024-sekarang), Menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama PT. Mitra Laksana Pelita (2025-sekarang). Saat ini menjadi Wartawan komodopos.com dan floresnews.net(2018-sekarang), Author jalapress.com/, dan mengajar di Sekolah Tarsisius Vireta (Website:https://www.tarsisiusvireta.sch.id/) (2019-2024), menjadi Wakil Kepala Sekolah SD Tarsisius 1 (Juli 2024-sekarang), Wakabid. Marketing, Humas & Pengembangan Usaha, Yayasan Bunda Hati Kudus (2025) Penulis dapat dihubungi melalui: Email: detianus.634@gmail.com Facebook: Silvester Detianus Gea. Kompasiana: https://www.kompasiana.com/degeasofficial1465. Akun tiktok https://www.tiktok.com/@orang_muda.katolik1. Akun Youtube: https://www.youtube.com/@Degeasofficial. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/de-gea-000825389/.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Artikel Terkini