0.1 C
New York
Monday, January 12, 2026

Aura Kasih Perempuan

Perempuan itu emosional. Baginya, perasaan jauh lebih penting dari sekadar sebuah percakapan, dan apresiasi jauh lebih berharga dari perdebatan semata.

Ketika merasa dicintai, ia akan terbuka dan ekspresif. Energi keibuannya mengalir dan memancarkan aura kasih bagi orang lain secara alami. Aura itu adalah ekspresi cinta dari dalam yang getarannya bisa mencairkan hati dan suasana yang beku.

Ketika merasa nyaman, ia membiarkan seluruh dunianya untuk dimasuki oleh orang yang telah membuatnya nyaman. Baginya, merasa nyaman dan tenang adalah keindahan hidup yang tak terlukiskan dan orang yang membuatnya nyaman pantas menikmati keindahan lukisan itu.

Raganya tidak akan ke mana-mana, ketika hatinya dijaga. Tak ada tempat lain selain pada hati yang bisa memahaminya karena ia sudah merasa berarti dan percaya diri ketika harus melewati titian hidup, sesulit atau seberat apapun itu.

Perempuan tidak suka berdebat jika ia merasa bahwa debat melukainya atau hanya akan membuat orang yang dikasihinya terluka karena ia sadar bahwa hati yang terluka perlu waktu lama untuk pulih dan relasi lebih berharga dari sekadar percakapan.

Kalau laki-laki punya naluri untuk melindungi, perempuan punya naluri untuk merawat atau memelihara. Lindungi dan jagalah kepercayaannya, maka ia akan merawat dan memelihara cinta. Sebab naluri keibuannya berbisik bahwa cinta memang perlu dirawat atau dipelihara.

Meski emosional, perempuan tidak menuntut hal-hal yang berlebihan. Ia tidak butuh orang yang sempurna. Ia hanya butuh orang yang punya hati untuk berjuang bersama-sama dengan cara yang sempurna.

Ia tidak butuh orang yang menangis bersamanya setiap hari, tapi orang yang punya keberanian untuk menangis dihadapannya ketika orang itu membutuhkannya.

Ia tidak butuh orang yang menasihati atau mengingatkannya setiap hari akan kekurangannya, tapi orang yang paham dan berani menghadapinya ketika emosinya meledak-ledak.

Perempuan memang emosional karena kasihnya melampaui logika. Tak perlu debat untuk mengerti, tapi perlu hati yang bisa memahami.

P. Joseph Pati Mudaj, Msf

avatar
Silvester Detianus Gea
Lahir di desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namöhalu-Esiwa, Nias Utara, pada tanggal 31 Desember. Anak kedua dari lima bersaudara. Pada tahun 2016, menyelesaikan Strata 1 (S1) Ilmu Pendidikan Teologi di Universitas Katolik Atma Jaya-Jakarta. Menyelesaikan Strata 2 (2023). Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Menulis buku berjudul "MENGENAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SUKU NIAS" (2018). Ikut serta menulis dalam Seri Aksi Swadaya Menulis Dari Rumah (Antologi); “Ibuku Surgaku” jilid III (2020), Ayahku Jagoanku, Anakku Permataku, Guruku Inspirasiku, Hidup Berdamai Dengan Corona Vol. IV, dan Jalan Kenangan Ibuku Vol. IV (2021), Autobiografi Mini Kisah-Kisah Hidupku (2022), Kuntum-Kuntum Kasih Sayang Vol. 3, Keluargaku Bahagiaku Vol. 2, Ibu Matahari Hidupku Vol. 1 (2023), Ibu Matahari Hidupku (2024), Menulis Itu Sehat & Hidup Itu Anugrah (2025), Ikut menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama penerbit Ethos Logos Pathos (2024-sekarang), Menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama PT. Mitra Laksana Pelita (2025-sekarang). Saat ini menjadi Wartawan komodopos.com dan floresnews.net(2018-sekarang), Author jalapress.com/, dan mengajar di Sekolah Tarsisius Vireta (Website:https://www.tarsisiusvireta.sch.id/) (2019-2024), menjadi Wakil Kepala Sekolah SD Tarsisius 1 (Juli 2024-sekarang), Wakabid. Marketing, Humas & Pengembangan Usaha, Yayasan Bunda Hati Kudus (2025) Penulis dapat dihubungi melalui: Email: detianus.634@gmail.com Facebook: Silvester Detianus Gea. Kompasiana: https://www.kompasiana.com/degeasofficial1465. Akun tiktok https://www.tiktok.com/@orang_muda.katolik1. Akun Youtube: https://www.youtube.com/@Degeasofficial. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/de-gea-000825389/.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Artikel Terkini