Benarkah Paus Anti Kristus?

0
2647

Tentu anda sering  membaca atau mendengar tuduhan dan nubuat  yang tidak benar mengenai Gereja Katolik dari saudara-saudarai non-Katolik. Tuduhan dan nubuat yang mereka sampaikan terkadang tidak masuk akal, misalnya paus anti Kristus, paus kesekian sebagai paus terakhir, Gereja Katolik segera runtuh dan lain sebagainya. Sebenarnya kita tidak perlu berurusan dengan penuduh semacam itu. Namun ada baiknya pula kita menjawab sebisa mungkin.

Pertama, nubuat-nubuat yang mereka sampaikan adalah nubuat kosong dan mereka tidak lebih dari orang-orang yang suka mengobok-obok ayat Alkitab. Banyak nubuat yang telah disampaikan namun semua tidak ada yang terbukti. Malahan mereka berbisnis buku nubuat untuk mencari makan.

Kedua, Yesus sendiri tidak memberitahu  kapan hari kiamat (bdk. Mat. 24:29-36), oleh sebab itu mereka yang melampaui Yesus dalam membuat nubuat adalah nabi-nabi palsu dan mesias palsu. Apalagi nubuat-nubuat dalam Alkitab, tidak dapat ditafsir sesuka hati pembaca (bdk. 2 Petrus 1:16-20).

Keempat, Mengenai Kepausan. Yesus telah berjanji akan menjaga GerejaNya hingga akhir jaman dan alam maut tidak akan menguasainya (bdk. Mat. 28:18-20, Mat. 16:13-20). Yesus telah memberi tugas penggembalaan kepada Rasul Petrus (bdk. Yoh. 21:15-19, Kis.15:5). Dengan demikian Gereja yang ia dirikan tidak binasa dan hilang ketika Kaisar Nero melakukan penganiayaan dan pembunuhan terhadap jemaat perdana. Hingga kini paus penerus Rasul Petrus telah mencapai 265 orang.

Kelima, Siapa 666?. Sering kali mereka menuduh Paus sebagai Vicarius Fii Dei, namun gelar tersebut tidak pernah diberikan kepada Paus. Menurut dokumen Tue s Petrus gelar Paus yakni, His Holiness the Pope, Bishop of Rome and Vicar of Jesus Christ, Successor of St. Peter, Prince of the Apostles, Supreme Pontiff of the Universal Church, Patriarch of the West, Servant of the Servants of God, Primate of Italy, Archbishop and Metropolitan of the Roman Province dan Sovereign of Vatican City State. Angka 666 kemungkinan ditunjukkan kepada Kaisar Nero yang menganiaya jemaat perdana. Huruf NRWN QSR, Nun=50, Resh =200, Waw =6, Qoph =100, Samech =60, sehingga berjumlah 666. Dengan demikian angka 666 mengacu pada Kaisar Nero. Sementara Gelar Paus adalah Vicar of Jesus Chris yang jumlahnya tidak mencapai 666. Oleh sebab itu menuduh Paus sebagai Vicarius Filii Dei tidak tepat.[1]

Keenam, surat Rasul Yohanes setidaknya memberikan gambar Antikristus yakni mereka yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus, menyangkal Bapa dan Anak dan menyangkal bahwa Yesus pernah datang sebagai manusia (bdk. 1 Yoh. 2:22-27). Sementera itu, Gereja Katolik mengakui Bapa, Putera dan Roh Kudus, sebagai Allah Tritunggal Maha Kudus, Tuhan yang Maha Esa.

Penulis: Silvester Detianus Gea

[1] Disadur dari www.katolisitas.org

avatar
Lahir di desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namöhalu, Nias Utara, pada tanggal 31 Desember. Anak kedua dari lima bersaudara. Pada tahun 2016, menyelesaikan kuliah Jurusan Ilmu Pendidikan Teologi di Universitas Katolik Atma Jaya-Jakarta. Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Menulis buku berjudul "MENGENAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SUKU NIAS" (2018). Saat ini menjadi Wartawan komodopos.com (2018-sekarang), kontributor website Media Dialogika Indonesia (Madilog.id), kontributor website Societasnews.id, Author JalaPress.com, dan mengajar di salah satu sekolah (2019-sekarang). Penulis dapat dihubungi melalui email: detianus.634@gmail.com atau melalui Facebook: Silvester Detianus Gea. Akun Kompasiana: https://www.kompasiana.com/silvesterdetianusgea8289