0.6 C
New York
Monday, January 12, 2026

Paus: Kelahiran Yesus Berbalut Kemiskinan, Menjadi Bahan Permenungan

Pemimpin Gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus dalam homilinya pada misa malam Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan, menyerukan untuk hidup sederhana dan tidak materialistik. Selain itu, ia ‘mengutuk’ kesenjangan sosial antara kaya dan miskin. Hal itu ia sampaikan untuk menunjukkan bahwa kesenjangan terjadi karena keserakahan kelompok atau orang tertentu.

Paus Fransiskus menuturkan bahwa kelahiran Yesus berbalut dengan kemiskinan di sebuah kandang. Menurutnya, hal ini dapat menjadi bahan permenungan bagi orang-orang tamak dan rakus. “Mari bertanya pada diri kita: Apakah saya membutuhkan semua objek material dan segala yang rumit ini untuk hidup? Dapatkah saya menjalani kehidupan yang lebih sederhana tanpa sesuatu tambahan yang tidak perlu?” kata Paus seperti dilansir Reuters, Selasa (25/12/2018).

Paus mengatakan, pada masa kini banyak orang memaknai hidup hanya dari segi materi, sehingga terjadi keserakahan dan ketamakan. Akibatnya banyak orang yang menderita kelaparan. ”Saat ini, bagi banyak orang, makna kehidupan diartikan dengan memiliki kelebihan materi. Keserakahan yang tak terpuaskan itu menandai semua sejarah manusia, bahkan hari ini ketika secara paradoksal, beberapa diantara mereka makan dengan mewah, sementara banyak orang sulit untuk makan roti untuk bertahan hidup,” tambahnya.

Seperti diketahui, Paus Fransiskus telah menyorot masalah kemiskinan sebagai hal utama sejak Misa Natal tahun 2016. Selain itu, ia mengingatkan agar makna natal dikembalikan kepada makna sebenarnya yakni kesederhanaan.

avatar
Silvester Detianus Gea
Lahir di desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namöhalu-Esiwa, Nias Utara, pada tanggal 31 Desember. Anak kedua dari lima bersaudara. Pada tahun 2016, menyelesaikan Strata 1 (S1) Ilmu Pendidikan Teologi di Universitas Katolik Atma Jaya-Jakarta. Menyelesaikan Strata 2 (2023). Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Menulis buku berjudul "MENGENAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SUKU NIAS" (2018). Ikut serta menulis dalam Seri Aksi Swadaya Menulis Dari Rumah (Antologi); “Ibuku Surgaku” jilid III (2020), Ayahku Jagoanku, Anakku Permataku, Guruku Inspirasiku, Hidup Berdamai Dengan Corona Vol. IV, dan Jalan Kenangan Ibuku Vol. IV (2021), Autobiografi Mini Kisah-Kisah Hidupku (2022), Kuntum-Kuntum Kasih Sayang Vol. 3, Keluargaku Bahagiaku Vol. 2, Ibu Matahari Hidupku Vol. 1 (2023), Ibu Matahari Hidupku (2024), Menulis Itu Sehat & Hidup Itu Anugrah (2025), Ikut menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama penerbit Ethos Logos Pathos (2024-sekarang), Menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama PT. Mitra Laksana Pelita (2025-sekarang). Saat ini menjadi Wartawan komodopos.com dan floresnews.net(2018-sekarang), Author jalapress.com/, dan mengajar di Sekolah Tarsisius Vireta (Website:https://www.tarsisiusvireta.sch.id/) (2019-2024), menjadi Wakil Kepala Sekolah SD Tarsisius 1 (Juli 2024-sekarang), Wakabid. Marketing, Humas & Pengembangan Usaha, Yayasan Bunda Hati Kudus (2025) Penulis dapat dihubungi melalui: Email: detianus.634@gmail.com Facebook: Silvester Detianus Gea. Kompasiana: https://www.kompasiana.com/degeasofficial1465. Akun tiktok https://www.tiktok.com/@orang_muda.katolik1. Akun Youtube: https://www.youtube.com/@Degeasofficial. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/de-gea-000825389/.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Artikel Terkini