1.2 C
New York
Friday, February 27, 2026

Saat Romantisme Perkawinan Meredup, Cinta Terasa Hambar

Saat romantisme perkawinan meredup, cinta terasa hambar dan kamu akan menyadari bahwa kamu menikah dengan orang yang tidak sempurna. Sebab, waktu bisa saja mengubah segala sesuatu dan menghadirkan kejutan yang menyesakkan dada.

[postingan number=3 tag= ‘perkawinan-katolik’]

Kamu akan berhadapan dengan aneka persoalan, kebosanan, ketidaknyamanan, kebiasaan aneh, yang bisa jadi dulu tidak dipersoalkan tapi sekarang menjadi persoalan. Kamu akan merasakan bahwa jarak terjauh dalam sebuah hubungan adalah ketika dia ada di sampingmu tapi kamu merasa tidak nyaman, asing, aneh atau bahkan tidak ada.

Di situlah ujian kesetiaan akan cinta. Cinta akan teruji ketika kamu tahu bahwa orang yang kamu cintai tidak sempurna. Cinta bukan hanya sekedar perasaan yang bisa berubah-ubah ketika berhadapan dengan situasi di luar dugaan. Cinta adalah keputusan dan komitmen yang tidak tergoyahkan ketika berhadapan dengan godaan atau ujian hidup.

Cinta itu seperti tanaman yang perlu dipupuk, disiram, dan dirawat setiap hari agar ia tumbuh dengan subur. Tanpa perawatan ia bisa layu bahkan mati. Ciptakanlah dan rawatlah cinta itu. Maka, romantisme perawinan bersinar lagi.

Sekalipun kamu tidak sempurna, cinta yang kamu berikan akan memberi makna lebih dalam dan mengagumkan daripada segala sesuatu yang pernah kamu bayangkan. Karena cinta berarti mencintai seorang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna sepanjang waktu.

P. Joseph Pati Mudaj, MSF

avatar
Silvester Detianus Gea
Lahir di desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namöhalu-Esiwa, Nias Utara, pada tanggal 31 Desember. Anak kedua dari lima bersaudara. Pada tahun 2016, menyelesaikan Strata 1 (S1) Ilmu Pendidikan Teologi di Universitas Katolik Atma Jaya-Jakarta. Menyelesaikan Strata 2 (2023). Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Menulis buku berjudul "MENGENAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SUKU NIAS" (2018). Ikut serta menulis dalam Seri Aksi Swadaya Menulis Dari Rumah (Antologi); “Ibuku Surgaku” jilid III (2020), Ayahku Jagoanku, Anakku Permataku, Guruku Inspirasiku, Hidup Berdamai Dengan Corona Vol. IV, dan Jalan Kenangan Ibuku Vol. IV (2021), Autobiografi Mini Kisah-Kisah Hidupku (2022), Kuntum-Kuntum Kasih Sayang Vol. 3, Keluargaku Bahagiaku Vol. 2, Ibu Matahari Hidupku Vol. 1 (2023), Ibu Matahari Hidupku (2024), Menulis Itu Sehat & Hidup Itu Anugrah (2025), Ikut menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama penerbit Ethos Logos Pathos (2024-sekarang), Menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama PT. Mitra Laksana Pelita (2025-sekarang). Saat ini menjadi Wartawan komodopos.com dan floresnews.net(2018-sekarang), Author jalapress.com/, dan mengajar di Sekolah Tarsisius Vireta (Website:https://www.tarsisiusvireta.sch.id/) (2019-2024), menjadi Wakil Kepala Sekolah SD Tarsisius 1 (Juli 2024-sekarang), Wakabid. Marketing, Humas & Pengembangan Usaha, Yayasan Bunda Hati Kudus (2025) Penulis dapat dihubungi melalui: Email: detianus.634@gmail.com Facebook: Silvester Detianus Gea. Kompasiana: https://www.kompasiana.com/degeasofficial1465. Akun tiktok https://www.tiktok.com/@orang_muda.katolik1. Akun Youtube: https://www.youtube.com/@Degeasofficial. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/de-gea-000825389/.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Artikel Terkini