Pemilik akun facebook Laurens Sopang mengunggah sebuah buku doa yang isinya sangat bertentangan dengan iman Katolik. Dalam status facebook tersebut Laurens Sopang menghimbau agar umat tidak membeli buku doa tersebut karena tidak sesuai dengan ajaran Gereja Katolik. “Buku doa seperti yang kami unduh di bawah ini telah dilarang terbit dan diperjualbelikan di tengah umat karena di dalamnya berisi doa-doa yang tidak sesuai ajaran Gereja Katolik” kata Laurens, Jum’at (29/03/2019).
Menurutnya buku tersebut meskipun mengandung devosi-devosi yang benar namun ada terselip doa-doa yang bersifat mantera dan gaib. Bahkan terasa aneh dan tidak pernah diajarkan oleh Gereja Katolik. “Meskipun ada doa-doa berisi devosi dan doa novena yang benar, namun terselip juga doa-doa yang sifatnya MANTERA dan GAIB”, tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa buku kecil itu tidak memiliki Nihil Obstat dari otoritas Gereja Katolik. “Lebih lagi buku kecil ini tidak mendapat keabsahan dari otoritas Gereja yang resmi sebagaimana buku-buku doa lainnya’, lanjutnya. Oleh sebab itu umat dihimbau untuk tidak membeli buku doa tersebut. Terutama umat diajak untuk selektif dalam membeli buku-buku yang berkaitan dengan iman. Sebaiknya umat memeriksa isi buku dan melihat apakah ada nihil obstat atau tidak. Jika tidak ada maka buku tersebut dipastikan tidak sesuai dengan iman Katolik. Nihil Obstat biasanya diberikan oleh uskup atau pastor di bidang tertentu.
Salah satu kutipan doa dalam buku itu yang sangat menyimpang adalah sebagai berikut:
Doa Waktu Masuk Rumah Orang, dll
Ya, Tuhan Yesus Kristus, Ya Adam, dan Hawa lindungilah diri hambamu ini:
Di depan: Yesus
Di belakang: Adam
Di kanan: Hawa
Di Kiri: Rafael

Dari kutipan doa di atas jelas bahwa doa itu sangat menyimpang dan sesat. Tidak ada dalam ajaran Gereja Katolik doa seperti itu. Oleh sebab itu umat dihimbau agar tidak membeli buku doa Orasi Yesus tersebut.


