2.4 C
New York
Saturday, November 27, 2021

Cara Berdoa Rosario dalam Terang Spiritualitas Santo Montfort (Peristiwa-Peristiwa Mulia)

Tanda Salib

Doa Pembuka

Kami menggabungkan diri dengan semua orang kudus di surga,
dengan semua orang saleh di dunia, dan dengan seluruh umat beriman yang hadir di sini.
Kami menggabungkan diri dengan Dikau, ya Yesus, untuk memuliakan BundaMu
yang suci sepantasnya dan untuk memuliakan Dikau di dalam dia dan melalui dia.
Kami menjauhkan diri dari segala-galanya yang dapat melanturkan pikiran kami
selama sembahyang rosario ini.
Kami ingin berdoa dengan rendah hati, penuh perhatian dan khidmat,
Seolah-olah ini sembahyang terakhir pada waktu hidup kami.
Kami persembahkan kepadaMu, ya Tuhan Yesus, syahadat para rasul ini
untuk memuliakan semua misteri iman kami;
doa Bapa kami dan tiga kali Salam Maria untuk memuliakan keesaan Allah Tritunggal.
Kami mohon kepadaMu iman yang hidup, pengharapan yang teguh, dan cinta kasih
yang berkobar kobar. Amin.

Aku percaya akan Allah….

Bapa kami….

Salam Putri Allah Bapa,                    Salam Maria….
Salam Bunda Allah Putra,                 Salam Maria….
Salam Mempelai Allah Roh Kudus,   Salam Maria.…

Kemuliaan.…

Peristiwa-Peristiwa Mulia (Didoakan hari Minggu dan Rabu)

1. Kami persembahkan rangkaian yang pertama ini kepada-Mu, ya Tuhan Yesus, untuk menghormati kebangkitan-Mu yang mulia. Kami mohon melalui renungan peristiwa ini dan dengan perantaraan Bunda-Mu yang suci: (pilih salah satu!)
 Cinta kasih kepada Allah dan semangat pelayanan.
 Supaya selama hidup ini selalu boleh berharap akan pemenuhannya kelak.
 Semangat damai dan sukacita, serta berkat atas Gereja dan tanah air.

Bapa kami……
Salam Maria…. ( 10 kali )
Kemuliaan……

P. Semoga rahmat peristiwa kebangkitan Yesus meresap dalam hati kita.
U. Amin.

2. Kami persembahkan rangkaian yang kedua ini kepada-Mu, ya Tuhan
Yesus, untuk menghormati kenaikan-Mu yang gemilang ke surga. Kami mohon melalui renungan peristiwa ini dan dengan perantaraan Bunda-Mu yang suci: (pilih salah satu!)
 Kerinduan yang berkobar-kobar akan surga, tanah air kami yang sejati.
 Agar boleh percaya bahwa Engkau yang bertahta di sisi kanan Allah Bapa,
pula melanjutkan hidup-Mu dalam hati kami.
 Supaya hati tidak terikat pada hal hal duniawi, dan rindu akan surga.

Bapa kami….
Salam Maria…. ( 10 kali )
Kemuliaan….

P. Semoga rahmat peristiwa kenaikan Tuhan meresap dalam hati kita.
U. Amin.

3. Kami persembahkan rangkaian yang ketiga ini kepada-Mu, ya Tuhan Yesus,
untuk menghormati Roh Kudus yang turun atas para Rasul. Kami mohon melalui renungan peristiwa ini dan dengan perantaraan Bunda-Mu yang suci: (pilih salah satu!)
 Kedatangan Roh Kudus dalam hati kami.
 Agar oleh kedatangan Roh Kudus dalam hidup kami, kami diberi semangat untuk  menjadi saksi-Mu.
 Keterbukaan hati terhadap bimbingan Roh Kudus dan keinsyafan akan kewajiban menyebarkan iman kristiani.

Bapa kami….
Salam Maria…. ( 10 kali )
Kemuliaan….

P. Semoga rahmat peristiwa Pentekosta meresap dalam hati kita.
U. Amin.

4. Kami persembahkan rangkaian yang keempat ini kepadaMu, Ya Tuhan Yesus, untuk menghormati Bunda-Mu Maria yang dengan gemilang diangkat ke surga. Kami mohon melalui renungan peristiwa ini: (pilih salah satu!)
 Devosi yang mesra kepada Bunda ini yang begitu baik hati.
 Dan dengan perantaraannya, agar boleh percaya bahwa hidup
kami di dunia ini tak akan binasa.
 Devosi kepada bunda yang suci dan kemuliaan abadi bagi
jiwa jiwa orang beriman.

Bapa kami….
Salam Maria…. ( 10 kali )
Kemuliaan.…

P. Semoga rahmat peristiwa Maria diangkat ke surga meresap dalam hati kita.
U. Amin.

5. Kami persembahkan rangkaian yang kelima ini kepada-Mu, ya Tuhan Yesus, untuk menghormati Bunda-Mu Maria yang dimahkotai di surga. Kami mohon melalui renungan peristiwa ini dan dengan perantaraan Bunda-Mu yang suci: (pilih salah satu!)
 Ketekunan dalam rahmat Allah dan mahkota kemuliaan abadi.
 Agar bertekun dalam kerinduan akan kebahagiaan yang sempurna bila diterima dalam cinta kasihMu.
 Rahmat tekun sampai mati dan tercapainya kesatuan semua orang Kristen.

Bapa kami….
Salam Maria…. ( 10 kali )
Kemuliaan….

P. Semoga rahmat peristiwa Maria dimahkotai di surga meresap dalam hati kita.
U. Amin.

Doa Penutup

Salam Maria Puteri tercinta Bapa yang kekal,
Salam Bunda yang dikagumi Allah Putra,
Salam Mempelai setia Allah Roh Kudus.
Salam Bait megah bagi Allah Tritunggal.
Salam Ratu perkasa. Segalanya di surga dan di bumi harus tunduk kepadamu.
Salam Pengungsian yang aman bagi orang berdosa,
Bunda yang rahim yang belum pernah menolak siapa pun.
Aku sungguh pendosa bersembah sujud di hadapanmu.
Aku mohon kepadamu agar dari Yesus Putramu tercinta dan yang baik hati,
kau peroleh bagiku penyesalan dan pengampunan atas segala dosaku,
yang disertai dengan kebijaksanaan ilahi.
Aku membaktikan diriku seluruhnya kepadamu dengan segala milikku.
Kini aku memilih engkau sebagai Bundaku dan Pemimpinku.
Maka perlakukanlah aku sebagai yang paling akhir di antara anak-anakmu
dan sebagai yang paling patuh di antara hamba hambamu.
Dengarkanlah aku, ya Ratuku.
Dengarkanlah keluh kesah seorang yang ingin mencintai dan mengabdimu dengan setia.
Janganlah pernah dapat dikatakan, bahwa dari semua yang pernah berlindung kepadamu,
akulah yang pertama yang ditinggalkan.
Hai Harapanku, hai Hidupku, hai Perawan Maria yang setia dan tak bernoda,
kabulkanlah doaku, belalah aku, peliharalah aku, ajarlah aku dan selamatkanlah aku. Amin.

Tanda Salib

Sumber: Buku “Bunda Maria” yang diterbitkan oleh Pusat Spiritualitas Serikat Maria Montfortan (PSMM).

 

RP Lorens Gafur, SMM
Imam Misionaris Serikat Maria Montfortan (SMM). Ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 17 Juni 2016 di Novisiat SMM - Ruteng - Flores - NTT. Alumnus Sekolah Tinggi Filsafat Teologi, Widya Sasana - Malang - Jawa Timur.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Artikel Terkini