1.9 C
New York
Monday, January 12, 2026

Makanan – Renungan Hari Orang Sakit Sedunia

Makanan: Renungan Hari Orang Sakit Sedunia, 11 Februari 2023 — JalaPress.com; Bacaan I: Kej. 3:9-24; Injil: Mrk. 8:1-10

[postingan number=3 tag= ‘cinta-tuhan’]

Manusia membutuhkan makanan untuk kehidupannya. Karena itu, setiap kali menjelang hari raya dan harga sembako mulai naik, maka sering terjadi banyak keluhan yang bermuara pada demo. Inilah realitas bangsa kita dan realitas hidup kita. Mengapa? Karena sejak awal mula, Allah sudah memberikan segalanya kepada manusia untuk dinikmati tanpa bersusah payah. Namun karena dosa, maka manusia harus bersusah payah mengusahakan tanah demi memperoleh makanan bagi kehidupannya. Usaha ini berlanjut terus sepanjang hidup manusia sampai ia kembali kepada debu karena dari situlah ia berasal. Selain itu, karena dosa, manusia juga mengalami penderitaan, kesulitan hidup, keterasingan dan permusuhan. Inilah hidup manusia yang terjadi seperti yang kita dengarkan dalam kitab Kejadian hari ini.

Dalam situasi sulit, penderitaan, kelaparan, Tuhan hadir dengan belas kasih-Nya. Ia bukan saja mengenyangkan orang banyak dengan makanan jasmani yakni roti dan ikan, tetapi lebih daripada itu, Ia memberikan makanan rohani lewat Sabda-Nya. Ketika memberi makan orang banyak, Yesus tidak bekerja sendiri tetapi Ia juga menggerakkan para murid-Nya untuk peduli dan terlibat dengan berkata: “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh.”

Sabda Yesus ini menggerakkan para murid untuk memberikan makanan kepada orang banyak dan lewat kuasa kasih Allah, tujuh potong roti dan beberapa ikan mampu mengenyangkan empat ribu orang.

Di hari orang sakit sedunia ini, kita pun dipanggil untuk peduli dan terlibat dalam rangka membantu mereka yang sakit baik berupa bantuan ‘makanan jasmani’ maupun ‘makanan rohani’, sehingga mereka dapat mengalami kesembuhan baik secara jasmani maupun rohani. Mari kita berusaha untuk senantiasa peduli dan terlibat untuk membantu mereka yang paling menderita di antara mereka yang menderita dengan cinta kasih yang tulus. Semoga doa Keluarga Kudus Nazareth membantu kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

(P. A. L. Tereng MSF)
Kicau Pipit – Mu-Sa-Fir

avatar
RP. Ambrosius Labaruing, MSF
Penulis adalah imam misionaris MSF yang saat ini berkarya sebagai Pastor Paroki di Paroki Bunda Maria Banjarbaru, Keuskupan Banjarmasin.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Artikel Terkini