-1 C
New York
Tuesday, March 3, 2026

Memahami Istilah Rumah Tangga

Kerap kali orang menyebut istilah Rumah Tangga (RT) untuk menunjuk keluarga. Saya mencoba merenungkan makna istilah RT.

Pertama, RT menunjuk proses pembentukan keluarga. Pada awalnya orang tidak saling mengenal. Seiring perjalanan waktu, orang berhubungan satu sama lain. Semakin mengenal, dua insan mulai saling tertarik. Perkenalan menjadi tangga pertama. Lalu diikuti tangga berikut, pacaran. Dari pacaran melangkah ke tangga pertunangan dan akhirnya tangga perkawinan.

Bisa jadi tangga-tangga yang dilalui berbeda untuk setiap pasangan. Ada yang setelah perkenalan langsung ke pernikahan, ada yang tanpa perkenalan langsung ke pernikahan. Ada yang dari pacaran langsung ke pernikahan tanpa melalui pertunangan. Ada yang melewati semua tangga.

Apa pun tangga-tangga yang dinaiki, perkawinan menjadi tangga terakhir bagi pasangan untuk secara sah dan suci membangun keluarga yang baru. Melalui dan dengan perkawinan, dua insan yang berbeda menjadi satu, memasuki sebuah rumah dan tinggal di rumah yang sama. Perkawinan menjadi ikatan resmi untuk membangun keluarga yang baru.

Kedua, RT adalah pijakan. Rumah diartikan sebagai tempat tinggal. Tangga adalah tempat pijakan untuk naik atau turun ke level berikut. Dengan demikian, RT adalah tempat pijakan bagi seluruh anggota keluarga.

Pasangan suami istri yang tinggal bersama dalam ikatan perkawinan memiliki pijakan yang sama dalam membangun keluarga. Keduanya bukan lagi dua melainkan satu. Satu dalam segalanya, satu dalam visi misi, ekonomi, harapan, semangat, cinta untuk membangun keluarga bahagia dan sejahtera.

RT menjadi sekolah pertama dan utama, tempat pijakan pertama dan utama setiap anggota yang tinggal bersama untuk mencapai nilai-nilai kehidupan dan cita-cita bersama sebagai keluarga.

Karakter dan pembawa anak dibentuk dari keluarga dan kemudian dipengaruhi oleh lingkungan. Mau jadi apa si anak itu, tergantung dari pijakan dan pengaruh pijakan lainnya. Demikian pula kehidupan suami istri di tempat kerja atau masyarakat sangat tergantung pada pijakan awal yaitu dari rumah.

Jika pijakan awal kuat, maka ke mana pun anggota pijakan berikutnya akan kokoh. Jika pijakan rumah rapuh, maka bisa jadi anggota menjadi pijakan lain yang membuatnya merasa kuat atau nyaman.

Itulah sebabnya keluarga disebut Rumah Tangga, tempat pijakan bagi semua anggota keluarga.

P. Joseph Pati Mudaj, Msf

avatar
Silvester Detianus Gea
Lahir di desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namöhalu-Esiwa, Nias Utara, pada tanggal 31 Desember. Anak kedua dari lima bersaudara. Pada tahun 2016, menyelesaikan Strata 1 (S1) Ilmu Pendidikan Teologi di Universitas Katolik Atma Jaya-Jakarta. Menyelesaikan Strata 2 (2023). Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Menulis buku berjudul "MENGENAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SUKU NIAS" (2018). Ikut serta menulis dalam Seri Aksi Swadaya Menulis Dari Rumah (Antologi); “Ibuku Surgaku” jilid III (2020), Ayahku Jagoanku, Anakku Permataku, Guruku Inspirasiku, Hidup Berdamai Dengan Corona Vol. IV, dan Jalan Kenangan Ibuku Vol. IV (2021), Autobiografi Mini Kisah-Kisah Hidupku (2022), Kuntum-Kuntum Kasih Sayang Vol. 3, Keluargaku Bahagiaku Vol. 2, Ibu Matahari Hidupku Vol. 1 (2023), Ibu Matahari Hidupku (2024), Menulis Itu Sehat & Hidup Itu Anugrah (2025), Ikut menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama penerbit Ethos Logos Pathos (2024-sekarang), Menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama PT. Mitra Laksana Pelita (2025-sekarang). Saat ini menjadi Wartawan komodopos.com dan floresnews.net(2018-sekarang), Author jalapress.com/, dan mengajar di Sekolah Tarsisius Vireta (Website:https://www.tarsisiusvireta.sch.id/) (2019-2024), menjadi Wakil Kepala Sekolah SD Tarsisius 1 (Juli 2024-sekarang), Wakabid. Marketing, Humas & Pengembangan Usaha, Yayasan Bunda Hati Kudus (2025) Penulis dapat dihubungi melalui: Email: detianus.634@gmail.com Facebook: Silvester Detianus Gea. Kompasiana: https://www.kompasiana.com/degeasofficial1465. Akun tiktok https://www.tiktok.com/@orang_muda.katolik1. Akun Youtube: https://www.youtube.com/@Degeasofficial. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/de-gea-000825389/.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Artikel Terkini