Tuhan Sumber Sukacitaku: Renungan Hari Senin Pekan II Adven, 05 Desember 2022 — JalaPress.com; Bacaan I: Yes. 35:1-10; Injil: Luk. 5:17-26
“Semua bunga ikut bernyanyi, gembira hatiku. Segala rumput pun riang ria, Tuhan sumber gembiraku”. Syair lagu ini menjadi inspirasi bagiku untuk merenungkan bacaan-bacaan hari ini.
[postingan number=3 tag= ‘adven’]
Nabi Yesaya menegaskan dalam nubuatnya bahwa Tuhan akan datang menyelamatkan umat manusia. Kedatangan Tuhan akan disertai kemuliaan, sukacita, dan sorak sorai. Tuhan adalah sumber sukacita umat manusia karena kedatangan-Nya membawa pembaruan bagi seluruh muka bumi sehingga alam semesta kembali bersahabat dengan umat manusia. Persahabatan ini membawa damai sejahtera dan sukacita bagi semua umat manusia.
Nubuat Nabi Yesaya terpenuhi dan berpuncak dalam diri Tuhan Yesus Kristus. Dia hadir dan menjadi sumber sukacita bagi semua orang karena Ia membarui semua hubungan antara Allah dan manusia yang sudah terjerumus ke dalam dosa. Hal ini dialami oleh si lumpuh. Sebelum disembuhkan dari sakit fisiknya, Yesus terlebih dahulu mengampuni dosanya karena dosa dipandang sebagai penyebab sakit yang dialaminya. Pengampunan dosa merupakan jalan menuju pintu keselamatan dan sukacita bersama dengan Allah.
Bagaimana dengan kita? Apakah perjumpaan kita dengan Tuhan membawa sukacita bagi kita? Marilah kita mohon Rahmat sukacita dari Allah agar dalam situasi apa pun Dia tetap menjadi satu-satunya sumber sukacita bagi kita. Semoga doa Keluarga Kudus Nazareth membantu kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.
(P. A. L. Tereng MSF)
Rumput hijau – Mu-Sa-Fir


