Wasiat Yakub: Renungan Hari Sabtu Khusus Adven, 17 Desember 2022 — JalaPress.com; Bacaan I: Kej. 49:2.8-10; Injil: Mat. 1:1-17
Dalam hidup ini, ada kebiasaan baik yang sering dilakukan, misalnya sebelum menghadapi ajal, seseorang diminta untuk membuat surat wasiat atau memberikan pesan penting bagi anak-anak dan keluarganya. Hal ini jugalah yang dilakukan oleh Yakub. Ia memberikan wasiat kepada anak-anaknya tentang anaknya ‘Yehuda yang akan dipuji oleh saudara-saudaranya bahkan tongkat Kerajaan tidak beranjak dari darinya, atapun lambang pemerintahan dari kakinya, sampai datanglah dia yang berhak atasnya dan kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.’ Wasiat ini terpenuhi dalam diri Yesus Kristus Tuhan kita yang adalah keturunan Abraham, Yehuda dan Daud.
Namun perlu kita sadari bahwa dalam melaksanakan kehendak-Nya, Allah tidak hanya memilih orang-orang benar tetapi juga orang-orang yang tidak benar. Dengan demikian, Allah mau merajut kembali benang kasih yang kusut karena dosa dengan Kerahiman-Nya sehingga setiap orang memiliki hak yang sama untuk mengalami keselamatan yang dari pada-Nya.
Dalam Novena Natal hari yang kedua ini, kita diajak untuk tidak menilai seseorang dari latar belakangnya, tetapi harus membiarkan kekuatan rahmat Allah bekerja dalam diri kita dan sesama agar karya keselamatan Allah dapat terwujud. Marilah kita membuka diri kita terhadap rahmat Allah yang hadir melalui Yesus Kristus Tuhan kita, agar kita pun terbuka terhadap sesama. Semoga doa Keluarga Kudus Nazareth membantu kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.
(P. A. L. Tereng MSF)
SeCaBa – Mu-Sa-Fir


