13.5 C
New York
Thursday, May 13, 2021

Belajar di Sekolah Yosef (2): “Seorang Bapak yang Dikasihi”

Saya melanjutkan pembahasan sebelumnya tentang Surat Apostolik Paus Fransiskus, Patris Corde.

Siapakah St. Yosef? Paus Fransiskus membagikan pemahaman dan refleksi pribadinya tentang St. Yosef dalam beberapa pokok pikiran, yakni:

  1. Seorang bapak yang dikasihi
  2. Seorang bapak yang lembut dan penuh kasih
  3. Seorang bapak yang taat
  4. Seorang bapak yang menerima
  5. Seorang bapak yang berani secara kreatif
  6. Seorang bapak yang bekerja
  7. Seorang bapak dalam bayang-bayang

Pada bagian ini, saya akan secara khusus menguraikan tentang St. Yosef sebagai “seorang bapak yang dikasihi.”

Menurut Bapa Suci Fransiskus, keagungan St. Yosef terletak pada fakta bahwa ia adalah suami Maria dan bapak Yesus. Sebagaimana dikatakan oleh St. Yohanes Cristostomos, St. Yosef menempatkan dirinya untuk melayani seluruh rencana keselamatan yang dilakukan oleh Allah. Ia terlibat aktif di dalamnya.

Pendahulu Paus Fransiskus yakni Paus Paulus VI (sekarang Santo Paulus VI) menegaskan betapa penting dan istimewanya peran St. Yosef. Menurutnya, peran kebapaan St. Yosef diungkapkan secara nyata dalam hal berikut ini:

    • Santo Yosef menjadikan hidupnya sebagai suatu pelayanan, sebuah pengorbanan kepada misteri Inkarnasi dan misi penebusan yang disatukan di dalamnya.
    • Santo Yosef menggunakan kuasa hukum yang dimilikinya atas Keluarga Kudus untuk menjadikan hal itu sebagai persembahan total dirinya, hidupnya, dan pekerjaannya.
    • Santo Yosef juga mengubah panggilan manusiawinya untuk kasih rumah tangga menjadi persembahan istimewa dari dirinya, hatinya dan semua kemampuannya, suatu kasih yang ditempatkan pada pelayanan bagi Mesias yang bertumbuh dan berkembang di rumahnya.

Karena peran penting dan istimewanya dalam sejarah keselamatan, St. Yosef menjadi seorang bapa yang dikasihi oleh umat kristiani. Bukti konkretnya adalah:

    • Banyak sekali gereja yang telah dipersembahkan kepadanya di seluruh dunia.
    • Banyak lembaga religius, persaudaraan religius (Confraternity) dan kelompok-kelompok gerejawi yang diilhami oleh spiritualitasnya dan memakai namanya.
    • Berbagai ungkapan kudus telah diberikan selama berabad-abad untuk menghormatinya.
    • Banyak santo dan santa berdevosi kepadanya dengan penuh semangat, termasuk Teresa dari Avila, yang menjadikannya sebagai pendorong dan perantaranya, dengan sangat mempercayakan dirinya kepadanya dan menerima semua rahmat yang dimintanya darinya; terdorong oleh pengalamannya sendiri, Santa Teresa menganjurkan orang lain untuk berdevosi kepadanya.
    • Setiap buku doa memuat doa-doa kepada Santo Yusuf.
    • Permohonan-permohonan khusus ditujukan kepadanya setiap Rabu dan terutama selama bulan Maret yang secara tradisional dipersembahkan kepadanya.

Ite ad Ioseph

Ada ungkapan terkenal yang berhubungan dengan St. Yosef: Ite ad Ioseph! (Pergilah kepada Yosef). Ini ungkapan kepercayaan umat pada peran istimewa santo Yosef dalam sejarah keselamatan. Perannya tak boleh diabaikan. Umat kristiani perlu datang kepadanya.

Ungkapan “Ite ada Ioseph”  memang pertama-tama merujuk pada saat kelaparan di Mesir ketika orang-orang meminta roti kepada Firaun dan ia menjawab “Pergilah kepada Yusuf, perbuatlah apa yang akan dikatakannya kepadamu” (Kej 41:55). Itu adalah Yusuf, anak Yakub yang dijual karena kecemburuan para saudaranya (bdk. Kej 37:11- 28) dan yang – menurut kisah biblis – kemudian menjadi raja muda Mesir (bdk. Kej 41:41-44). Sebagai keturunan Daud (bdk. Mat 1:16-20), yang dari akarnya Yesus akan bertunas menurut janji yang dibuat nabi Natan kepada Daud (bdk. 2Sam 7), dan sebagai suami Maria dari Nazaret, Santo Yosef adalah sendi yang menghubungkan Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru. 

Bersambung….

 

Sumber:  Seri Dokumen Gerejawi, “Patris Corde”  (Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI 2020).

 

RP Lorens Gafur, SMM
Imam Misionaris Serikat Maria Montfortan (SMM). Ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 17 Juni 2016 di Novisiat SMM - Ruteng - Flores - NTT. Alumnus Sekolah Tinggi Filsafat Teologi, Widya Sasana - Malang - Jawa Timur.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,681FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Artikel Terkini