3 C
New York
Monday, January 12, 2026

Hari Raya Semua Orang Kudus: Tradisi Khas Katolik

Perayaan ini seringkali disalah-artikan sebagai perayaan hantu, penyihir, drakula atau zombie. Padahal, halloween dalam konteks iman Katolik tentu saja bukan perayaan hantu, penyihir atau zombie.

[postingan number=3 tag= ‘iman-katolik’]

Halloween adalah perayaan vigili menjelang Hari Raya Semua Orang Kudus. Oleh karena itu, istilah ‘halloween‘ merupakan istilah khas Katolik, dan bukan tradisi sekuler. Sesungguhnya tradisi sekulerlah yang mengambil nama ‘halloween‘ pada tahun 1800-an, sehingga pengertian yang tadinya rohani menjadi sekuler.

Namun demikian, iman Katolik tidak goyah meskipun banyak upaya dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk menghancurkan Gereja Katolik; sebab Yesus sendiri telah berjanji untuk menjaga Gereja-Nya hingga akhir jaman (Mat. 28:18-20).

Pada mulanya, Perayaan Semua Orang Kudus dirayakan pada setiap tanggal 13 Mei, namun Paus Gregorius III, ketika ia mengkonsekrasikan Kapel Semua Orang Kudus di Basilika St. Petrus pada abad ke-3, memindahkannya pada 1 November.

Pada tahun 998, St. Odilo menambahkan satu perayaan lain, yaitu perayaan untuk Semua Arwah Kaum Beriman. Hal itu dirayakan untuk menggambarkan bahwa hubungan umat beriman tetap dan tidak terputuskan oleh kematian.

Dibuatnya perayaan-perayaan ini berdasarkan keyakinan Gereja Katolik bahwa para orang kudus yang ditempatkan oleh Allah di surga. Apalagi, Kitab Suci mencatat dalam banyak ayat dan perikop tentang para orang kudus. Kali ini penulis merujuk pada ayat-ayat Perjajian Baru, misalnya dalam Mat. 27:52-53, yang berbicara tentang terbukanya kubur para kudus pada waktu Yesus bangkit. Para Kudus tersebut keluar dan masuk kota kudus dan memperlihatkan diri kepada orang banyak. Juga, ada cerita tentang doa orang-orang kudus dan gambaran persembahan  mereka (Why. 5:8, 8:3-4).

avatar
Silvester Detianus Gea
Lahir di desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namöhalu-Esiwa, Nias Utara, pada tanggal 31 Desember. Anak kedua dari lima bersaudara. Pada tahun 2016, menyelesaikan Strata 1 (S1) Ilmu Pendidikan Teologi di Universitas Katolik Atma Jaya-Jakarta. Menyelesaikan Strata 2 (2023). Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Menulis buku berjudul "MENGENAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SUKU NIAS" (2018). Ikut serta menulis dalam Seri Aksi Swadaya Menulis Dari Rumah (Antologi); “Ibuku Surgaku” jilid III (2020), Ayahku Jagoanku, Anakku Permataku, Guruku Inspirasiku, Hidup Berdamai Dengan Corona Vol. IV, dan Jalan Kenangan Ibuku Vol. IV (2021), Autobiografi Mini Kisah-Kisah Hidupku (2022), Kuntum-Kuntum Kasih Sayang Vol. 3, Keluargaku Bahagiaku Vol. 2, Ibu Matahari Hidupku Vol. 1 (2023), Ibu Matahari Hidupku (2024), Menulis Itu Sehat & Hidup Itu Anugrah (2025), Ikut menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama penerbit Ethos Logos Pathos (2024-sekarang), Menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama PT. Mitra Laksana Pelita (2025-sekarang). Saat ini menjadi Wartawan komodopos.com dan floresnews.net(2018-sekarang), Author jalapress.com/, dan mengajar di Sekolah Tarsisius Vireta (Website:https://www.tarsisiusvireta.sch.id/) (2019-2024), menjadi Wakil Kepala Sekolah SD Tarsisius 1 (Juli 2024-sekarang), Wakabid. Marketing, Humas & Pengembangan Usaha, Yayasan Bunda Hati Kudus (2025) Penulis dapat dihubungi melalui: Email: detianus.634@gmail.com Facebook: Silvester Detianus Gea. Kompasiana: https://www.kompasiana.com/degeasofficial1465. Akun tiktok https://www.tiktok.com/@orang_muda.katolik1. Akun Youtube: https://www.youtube.com/@Degeasofficial. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/de-gea-000825389/.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Artikel Terkini