17.5 C
New York
Saturday, June 12, 2021

Paus Fransiskus: Imamat adalah ‘Sebuah Karunia Pelayanan’

Paus Fransiskus merayakan Misa pada Hari Minggu Gembala yang Baik, 25 April 2021 dan menahbiskan 9 pria menjadi imam untuk Keuskupan Roma.

Saat Gereja merayakan Minggu Gembala yang Baik, Paus Fransiskus merayakan Misa di Basilika Santo Petrus dengan Ritus Penahbisan Imam.

Paus, Uskup Roma, menahbiskan sembilan diakon menjadi imam. Mereka adalah: Georg Marius Bogdan, Salvatore Marco Montone, Manuel Secci, Diego Armando Barrera Parra, Salvatore Lucchesi, Giorgio de Iuri, Riccardo Cendamo, Samuel Piermarini, dan Mateus Henrique Ataide da Cruz.

Ekspresi Imamat Kristus

Dalam homilinya, Paus Fransiskus mengajak sembilan imam baru itu untuk selalu memusatkan pandangan mereka pada Kristus saat mereka melayani umat-Nya.

Dia berkata bahwa pelayanan mereka adalah ekspresi dari tritugas Kristus, yakni sebagai Imam, Nabi dan Raja.

“Para imam,” kata Paus, “adalah rekan kerja yang baik dari Uskup, dengan siapa mereka bergabung dalam jabatan imamat dan dengan siapa mereka dipanggil untuk melayani umat Allah.”

Dia menambahkan bahwa tugas mereka adalah untuk “memberitakan Injil, menggembalakan umat Tuhan, dan merayakan Liturgi suci, terutama kurban Kristus (Ekaristi).”

Gembala yang penuh kasih

Paus kemudian menekankan bahwa dengan menjadi imam “Anda akan menjadi seperti Dia: seorang gembala”. Ini, lanjutnya, “bukan karier”, tetapi “pelayanan”.

Paus Fransiskus meminta para imam untuk memiliki empat bentuk kedekatan dalam pelayanan mereka: “kedekatan dengan Tuhan, kedekatan dengan uskup, kedekatan satu sama lain dan kedekatan dengan umat Tuhan”.

Semua itu, lanjutnya, harus dilakukan dengan “penuh kasih sayang dan kelembutan”.

Bersikaplah terbuka terhadap masalah

“Jangan menutup hatimu terhadap masalah” desak Paus. Dia menjelaskan bahwa sangat penting untuk meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menghibur mereka yang menghadapi masalah. Ini adalah belas kasih, jelas Paus, “yang mengarah pada pengampunan, belas kasihan”. Tolong, desak Paus, “kasihanilah, maafkanlah, karena Tuhan mengampuni segalanya, dia tidak bosan memaafkan”.

Katakan ‘tidak’ pada kesombongan

Paus Fransiskus kemudian memperingatkan bahaya kesombongan dan “cinta akan uang”. Iblis masuk melalui kantong Anda, Paus memperingatkan: “Jadilah miskin, seperti miskin orang-orang beriman  akan Allah yang suci”.

Mengakhiri homilinya, Paus Fransiskus menggarisbawahi bahwa keempat bentuk kedekatan ini adalah “jalan untuk menjadi gembala” karena “Yesus menghibur para gembala, karena Dia adalah gembala yang baik”.

“Carilah penghiburan di dalam Yesus”, Paus menyimpulkan, dan “pikulah salib” dalam hidup Anda. “Jangan takut”, katanya, “semuanya akan baik-baik saja”.

====

Artikel ini diterjemahkan dari  Pope at Mass: Priestly ordination ‘a gift of service’ – Vatican News

RP Lorens Gafur, SMM
Imam Misionaris Serikat Maria Montfortan (SMM). Ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 17 Juni 2016 di Novisiat SMM - Ruteng - Flores - NTT. Alumnus Sekolah Tinggi Filsafat Teologi, Widya Sasana - Malang - Jawa Timur.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Artikel Terkini