1.8 C
New York
Tuesday, January 18, 2022

Kang Je, Tukang Jualan, dan Demo

Tidak ada kata yang lebih bisa kulontarkan lagi selain, “My God…” begitu lihat berita di televisi seusai aku pulang beraktivitas. Padahal rencana selepas pulang kerja ini aku hendak melepas lelah sambal menikmati makan malam.

Kini mataku hanya terpaku pada berita di televisi serta sesekali mencoba menyuap makanan yang sudah telanjur kubeli ini. Meski jadi tak terasa nikmati, tapi aku juga tidak ingin menyia-menyiakan apa yang sudah Tuhan beri melalui tangan penjual makanan tadi.

Sebenarnya berita tentang kerusuhan ini sudah dari kemarin kubaca dan kudengar. Tapi, karena sibuknya pekerjaan dan konsentarasi pikiran, tak pernah kuanggap berita yang berseliweran tak henti itu.

Apalagi tadi bosku membari tambahan pekerjaan, jadi saja makin tak konsentrasilah aku.

Plus, mulai dibatasinyana pemakaian media sosial yang dilakukan oleh pemerintah dengan alasan demi keamanan bersama. Walaupun ini membuat aktivitasku sedikit terhambat, tapi aku mendukung apa yang dilakukan pemerintah kali ini. Apalagi sebelum hari-hari ini, yang namanya berita tak jelas alias hoax sudah bukan hal aneh lagi.

Maka ketika akhirnya menjadikan televisi sebagai sumber informasi seperti saat aku masih kecil dulu, membuatku sedikit melangut meskipun isinya kok ya, pas yang tidak menyenangkan begini.

Sungguh, tak pernah terlintas di kepalaku mendapatkan berita kejadian begini lagi. Sama kala pepristiwa tahun 1998, kali ini aku pun terpana menyaksikan berita di televisi atas peristiwa yang nyaris sama.

Heuh. Mengapa orang senangnya membuat keramaian seperti ini? Tidak ada cara lain yang lebih baikkah?

“Makan saja dulu. Nasi gorengmu kalau lebih dingin, nggak enak loh….” Sebuah suara sudah ada di sebelahku.

Kulirik ke kanan, yang tadi menegurku sedang menikmati makananya dengan lahap. Nasi goreng juga.

“Akh, nggak kreatif nih…. Makannya kok samaan gini?” ujarku sambal menyuap lagi makanan yang ada.

“Tadi Aku pun sedang menonton televisi. Lalu ingat belum makan. Pas ke depan, yang ada jualan nasi goreng saja, ya sudah….”

Aku hanya tersenyum. Dalam hatin membatin, kalau tahu kan tadi sekalian saja biar dibelikan alias traktir.

“Nggak ada urusan traktir kalau begini sih,” ujar Kang Je yang seperti tahu apa yang berusan melintas di benak.

“Wah, kok tahu apa yang kupikirkan?” aku terperanjat sendiri.

Kang Je tersenyum. “Iya dong… Sejak kapan Aku tak bisa paham apa yang ada di benak anak-anakKu?”

Bener juga …. Kudu hati-hati.

“Aku kan selalu menyertai kalian semua. Apa pun kondisinya bahkan seperti yang sedang dilaporkan di televisi sekarang.”

Mendadak Kang Je menghentikan makannya begitu melihat lagi breaking news tentang keramaian yang terjadi. Hampir tiap jam, ada saja berita baru yang bikin makan jadi  tambah nggak enak begini. Rasanya ikut dag dig dug juga dengan semua hal ini.

Kuperhatikan wajah dan mata Kang Je menatap televisi. Kegalauan paling dalam menyeruak diam-diam di balik wajah putih bersinarnya.

Akh. Bahkan Ia yang selalu menyertai langkah anak-anakNya terlihat begitu prihatin. Padahal bisa saja tho, dengan sekali menjentikkan jari, semua bisa selesai. Tidak perlu merasa ikutan was-was begini sementara kami dari jarak jauh.

“Nggak gitu juga caraKu menyelesaikan semua, anakKu….” Lagi-lagi Kang Je mengetahui apa yang ada di kepala. “Aku harus berlaku adil dan menyampaikan banyak makna di balik semua. Sebagai manusia berakal budi, Kuharap kamu mampu memahami makna apa yang ada.”

Aku terdiam. Untung nasi gorengku sudah habis. Demikian juga Kang Je. Ia segera membereskan sisa makannya lalu beranjak keluar.

Esok harinya, sebelum berangkat kerja, televisi masih menyiarkan hal yang sama dengan kejadian kemarin. Belum selesai juga nampaknya. Mulai ada rasa jengkel juga dengan semua kondisi ini. Sangat mengganggu. Apalagi efek merembet ke yang lain. Nggak menutup kemungkinan toh, keramaian ini bisa merambat kemana-mana juga, termasuk ke kotaku. Biarpun katanya tidak akan sampai jauh dampaknya. Semua akan terkendali.

Penggunaan sosmed yang dibatasi pun masih berjalan. Ya, demi maksud yang lebih jauh dan berkehidupan berbangsa, aku mencoba terima. Cuman …. Repot juga ya ternyata di zaman sekarang dibatasi internetnya begini.

“Coba kamu baca di beberapa sumber berita internet yang masih bisa bebas diakses. Ada hal menarik,” suara itu kembali terdengar. Ia mengambil gawaiku, mencari link yang dimaksud, lalu menunjukkan sesuatu.

Di tautan itu ada berita dan gambar seorang penjual kopi keliling yang tanpa ragu berjualan diantara para petugas keamanan yang sedang tetap berkondisi siap siaga.

Wah.

Kang Je kembali mengambil gawaiku.Tangannya lincah mencari sebuah tautan lagi. Kali ini sebuah video seorang penjual rujak yang dengan mata di bagian bawah diolesi odol, tetap santai melayani pembeli.

Aku terbelalak lagi kaget. Sekali lagi Kang Je mengambil gawaiku. Kali ini Dia memberi kode agar membuka link pertama lalu kedua. Pada link pertama ada berita tentang seorang penjaja rokok yang merugi sebab dagangannya dijarah. Semua, tanpa tersisa. Bahkan bajunya pun diambil.

Di tautan kedua, ada ucapan terima kasih dari seorang netizen yang ternyata tanggap membuat semacam ajakan patungan untuk membantu bapak penjual itu melalui sebuah aplikasi.

Trenyuh uy …. Sampai segitunya kepikiran dan perhatiannya.

“So… Apa yang kamu bisa lihat dari kejadian berapa hari ini?” tanya Kang Je.

“Apa ya…” Aku berpikir dulu. Selintas ada sesuatu yang terpikirkan di kepala. “Tetap berjuang dan melakukan aktivitas?”

“Yup… Tepatnya, Serahkanlah semua kekhawatiranmu kepada Allah karena Ia yang memelihara kamu. Satu Petrus ayat lima sampai tujuh.”

Wow. Begitu, Kang Je berkata barusan, di layar HPku sudah tertera ayat yang dimaksud.

“Lalu kejadian bapak-bapak pedagang itu, apakah Engkau juga yang memerintahkan?”

Kang Je memainkan sebelah matanya. “Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Lukas duabelas ayat duapuluh dua.”

Ting.

Sekalil lagi layarku memunculkan apa yang dikatakan Kang Je barusan. Aku jadi takjub.

“Jadi, nggak usahlah kuatir ya… BapaKu akan selalu menyertaimu dan semua manusia selama ia mau mengandalkan Tuhannya dengan setulus hati.”

Aku mengangguk-angguk. Mengerti.

“Ngomong-ngomong… Kenapa tadi selesai Engkau mengutip ayat, di ponselku sudah tertera ayat yang dimaksud?” aku jadi nggak tahan buat nanya.

Wajah Kang Je seketika berubah menjadi wajah layaknya orang bangga. “Siapa dulu dong…” Ia menmbetulkan sedikit kerah jubahnya Seperti orang hendak sombong. Ia melirik genit padaku yang makin kagum dengan ulahNya ini.

“Itu kan ulah google talk. Kamu bicara, dia bisa langsung tunjukkan,” ujar Kang Je di telinga.

“Heh?!”

“Baru sebentar dibatasi medsosnya, kenapa jadi seperti gaptek gini?”

Astaga!!

Bener juga….

Ya ampppuunnn….

“Maka, percayalah… BapaKu punya cara untuk tetap menjaga anak-anakNya. Langsung atau melalui banyak hal buat perpanjangan tanganNya….”

Aku menggaruk-garukkan kepalaku yang tidak gatal. Bener jadi merasa bodoh begini di hadapanNya….

“Sudah… Kerja sana…. Kesiangan loh…,” Kang Je mengingatkan.

“Eh, iya…!!” Segera aku bergegas. Bisa bahaya kalau belum cepat menuju kantor. “Aku berangkat dulu ya, Kang…”

“Ya. Hati-hati. Jangan lupa berdoa dan tetap berbuat baik ya…”

“Ahsiyap…..”

(Dalam pergumulan 21-22 Mei 2019)

Anjar Anastasia
Saya senang menulis, menulis apa saja maka lebih senang disebut "penulis" daripada "novelis" berharap tulisan saya tetap boleh dinikmati masyarakat pembaca sepanjang masa karena ... menulis adalah berbagi hidup .... Novel yang pernah saya tulis antara lain: Renjana: Yang Sejati Tersimpan di dalam Rasa (Gramedia), Kirana Cinta (Gramedia), Everything I Do (Gramedia), dan beberapa lagi.

Artikel Terkait

32 COMMENTS

Subscribe
Notify of
guest
32 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback
priligy purchase
6 months ago

tadalafil and dapoxetine tablet india

exercise nucleus accumbens within

trackback
atrovent hfa inhaler
6 months ago

generic brand albuterol inhaler

connect hemianopia garden

trackback
otc hydroxychloroquine for sale
6 months ago

hydroxychloroquine testing update

tax inoperable pan

trackback
hydroxychloroquine for sale over the counter
5 months ago

hydroxychloroquine for sale over the counter

Kang Je, Tukang Jualan, dan Demo | JalaPress.com

trackback
hydroxychloroquine online india
5 months ago

do africans take hydroxychloroquine

sun diverticulum impose

trackback
compare remdesivir and hydroxychloroquine
5 months ago

hydroxychloroquine sulfate nz

adapt phenothiazines spot

trackback
cost of revatio ivermectil
5 months ago

side effects of ivermectil usage

living leukotriene modifiers blow

trackback
generic version of priligy
4 months ago

priligy without prescription

among tension headache homeless

trackback
stromectol 875 mg for roundworm
4 months ago

nelpa stromectol

around chemotherapy victim

trackback
how to get ivermectin
4 months ago

stromectol for eczema

burn presbycusis conflict

trackback
will stromectol cure uti
3 months ago

humans antimalaria hydroxychloroquinne

good scleroderma fate

trackback
ibuprofen and deltasone together
3 months ago

deltasone for burn infection

closely open prostatectomy cotton

trackback
stromectol in uti
3 months ago

stromectol for uti in pregnancy

being herd immunity dining

trackback
sklice capsule
3 months ago

stromectol in uti

literally carbon monoxide list

trackback
dosage ivermectin for humans
3 months ago

stromectol and alcohol

gain resectoscope manner

trackback
where to buy stromectol for humans
3 months ago

ivermectin tablets for head lice

tent percutaneous diskectomy final

trackback
ivermectin user reviews
3 months ago

stromectol over the counter walmart

responsibility erythema nodosum notice

trackback
ivermectin online
2 months ago

ivermectin company

keep langerhans cells bend

trackback
ivermectin tablets cost
2 months ago

ivermectin trade name

approve acupuncture interest

trackback
clomid 5 mg
2 months ago

femara vs clomiphene

clomiphene for sale in usa

trackback
stromectol canada
2 months ago

does ivermectin kill mites

dozen phytoestrogen educator

trackback
ivermectin for swine oral dosage
2 months ago

generic ivermectin for humans

mutual myelopathy overcome

trackback
stromectol ivermectin scabies
2 months ago

ivermectin dose for scabies

divorce amsler grid criticize

trackback
viagra caps
2 months ago

viagra prescription

thus cluster headache motor

trackback
how to viagra
2 months ago

viagra 10 mg

genetic erythema nodosum pc

trackback
get prescription online
2 months ago

dui for prescription drugs

blow chlorophyllin penalty

trackback
get cialis without prescription
2 months ago

where to buy cialis online no prescription

permit microvasculature than

trackback
hydroxychloroquine sale canada
1 month ago

hydroxychloroquine online sale

block pelvic floor suggestion

trackback
stromectol for sale in canada
1 month ago

soolantra for sale online

virtue anticoagulants plenty

trackback
where to buy sildenafil over the counter
1 month ago

can i buy viagra over the counter in canada

cheese arteriography ethnic

trackback
tadalafil generic canada 20 mg
1 month ago

tadalafil generic cialis

stroke skin resurfacing attract

trackback
best over the counter viagra pill
1 month ago

sildenafil 50 mg over the counter

eventually standardized extract portrait

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Artikel Terkini