1.8 C
New York
Tuesday, January 18, 2022

Mewartakan Injil adalah Tugas dan Keharusan, Kata Siapa?

Mewartakan Injil adalah Tugas dan Keharusan, Kata Siapa?: Renungan Harian, 03 Desember 2021 — JalaPress.com; Bacaan I: 1 Kor. 9:16-19, 22-23; Injil: Mrk. 16:15-20

Menurut Kalender Liturgi Gereja Katolik, hari ini adalah Pesta Santo Fransiskus Xaverius, Imam dan Pelindung Karya Misi. Semasa hidupnya, beliau mengabdikan sebagian besar dari masa hidupnya bagi karya misi di negeri-negeri terpencil. Apa yang mendasari pengabdiannya itu? Tentu tidak lain adalah amanat agung dari Tuhan Yesus sendiri.

Dalam amanat agung-Nya, sebagaimana yang kita baca dan dengar hari ini, Tuhan Yesus berpesan: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Mrk. 16:15). Dengan pesan ini menjadi jelas bahwa Injil harus diwartakan. Siapa saja yang harus mewartakan Injil? Seseorang? Sebagian orang? Atau sekelompok orang? Jawabannya: semua orang yang dibaptis. Jadi, pesan penting ini ditujukan kepada semua orang yang percaya kepada Yesus, mulai dari zaman para rasul sampai zaman kita saat ini.

Paulus menanggapi amanat agung dari Yesus itu dengan sangat luar biasa. Dalam suratnya kepada umat di Korintus (lih. 1 Kor. 9:16), ia berkata “Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil”. Mengapa Paulus berani berkata demikian? Dalam surat yang sama ia memberi jawaban, katanya: “Sebab itu adalah keharusan bagiku. Pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.” Jadi, bagi Paulus, dan diharapkan juga bagi kita, mewartakan Injil bukan lagi pilihan tetapi merupakan suatu tugas dan keharusan.

Luar biasa. Tapi, apakah itu mudah? Jawabannya: tentu saja tidak. Ingat, tidak semua pesan baik bisa diterima dengan baik dan dengan mudah. Injil yang adalah ‘Kabar Baik’ seringkali berhadapan dengan penolakan. Saya kira Paulus menyadari itu. Fransiskus Xaverius pun mengalami itu. Dan, para misionaris dari waktu ke waktu juga merasakan begitu.

Apakah penolakan dan keadaan yang sulit dapat menjadi alasan bagi kita untuk tidak mewartakan Injil? Saya kira tidak. Sebab, penolakan dan keadaan yang sulit sudah ada dari dulu, tapi toh karya pewartaan tidak pernah berhenti. Jika para misionaris dahulu bisa tetap mewartakan Injil meski berhadapan dengan keadaan sulit dan berbagai penolakan, mengapa sekarang tidak?

Ingat, tugas mewartakan Injil adalah suatu tugas yang mulia. Sebab, tugas ini diberikan oleh Tuhan Yesus sendiri. Karenanya, setiap orang tidak hanya dipanggil untuk percaya Yesus tetapi juga untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia, kepada segala makhluk. Tidak pilih-pilih tempat dan tidak pilih-pilih orang. Yang terpenting kita sadar dan tahu bahwa Injil tidak hanya diwartakan, tapi juga harus dihidupi. Orang yang percaya kepada Tuhan Yesus tidak hanya sekedar menjadi pewarta Injil namun juga harus memperlihatkan hidup yang dipenuhi Injil Kristus.

Maka, sekalipun mewartakan Injil itu sulit, jangan kasih kendor.  Sebab, Tuhan Yesus tidak hanya memberi perintah supaya mewartakan Injil, tapi Ia juga memberi jaminan kepada mereka yang percaya dan yang mewartakan Injil. Ia berkata:

“Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh. Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya” (Mrk. 16:17-20).

avatar
Jufri Kano, CICM
Terlahir sebagai 'anak pantai', tapi memilih - bukan menjadi penjala ikan - melainkan 'penjala manusia' karena bermimpi mengubah wajah dunia menjadi wajah Kristus. Penulis adalah alumni Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta & Maryhill School of Theology, Manila - Philippines. Moto tahbisan: "Tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga" (Luk. 5:5). Penulis dapat dihubungi via email: jufri_kano@jalapress.com.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
avatar
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Artikel Terkini