5.1 C
New York
Saturday, February 28, 2026

Seorang Pastor Ditembak Mati Oleh Militer Pemerintah

Pastor Cosmas Ombato Ondari terbunuh pekan lalu, (21/11/2018). Ia ditembak oleh pasukan militer di Kamerun, Afrika. Pastor yang bertugas selama setahun itu, ditembak oleh pasukan pemerintah di Mamfe, sebuah kota yang terletak di barat daya Kamerun. Pastor Cosmas memulai tugas perutusannya di Kamerun menjelang pertengahan tahun 2017 lalu. Namun, ia terlebih dahulu berpulang karena terkena tembakan militer Kamerun. Peristiwa tersebut menambah daftar panjang imam dan birawan/biarawati yang dibunuh oleh oknum tertentu. Meningkatnya korban dari kalangan para pastor dan biarawan-biarawati tersebut disebabkan oleh pertikaian politik yang masih memanas di negara itu beberapa tahun terakhir. Banyak warga sipil yang menjadi korban karena konflik politik tersebut. Sejak 2017, gerilyawan Kamerun berjuang mati-matian untuk memisahkan wilayah berbahasa Inggris, dari wilayahnya yang berbahasa Prancis. Para pejuang menyatakan pada bulan Oktober 2017, telah terjadi kemerdekaan sebuah negara baru yang mereka beri nama ‘Ambazonia.’

Konflik yang sudah berlangsung sekitar tiga tahun ini telah memakan korban jiwa hingga ratusan orang di antara kedua belah pihak. Sementara itu, 300.000 pengungsi menuju Nigeria. Ada lebih dari 80.000 pengungsi internal di Kamerun. Ketegangan politik antara pasukan pemerintah Kamerun dengan pemberontak terus memanas akhir-akhir ini. Pasukan pemerintah berusaha menekan kelompok yang selama ini menuntut untuk merdeka dari Kamerun. Sebelumnya, Pastor Alexander Sob Nougi juga tewas pada tanggal 20 Juli 2018 di provinsi yang sama, tepat ditempat Pastor Ondari ditembak. Pastor Nougi ditembak dari jarak dekat, dalam serangan yang menurut para pejabat Gereja adalah pembunuhan yang direncanakan. Selain itu, pada bulan Oktober, seorang seminaris berusia 19 tahun tewas di provinsi tetangga. Sementara itu, pada awal bulan November, sekelompok suster diculik oleh gerilyawan di barat laut negara itu, dan dibebaskan keesokan harinya.

Gereja Katolik Kamerun menilai bahwa Pemerintah Kamerun masih gagal memberikan perlindungan bagi para pastor, bruder, suster, dan calon pastor di Kamerun. Kritik Gereja Katolik ini terkait kasus kematian Mgr Jean Marie Benoît Bala dari Bafia, Kamerun, pada tanggal 30 Mei 2917. Hingga kini,  tidak jelas siapa pembunuhnya. Konferensi para Uskup di Kamerun menyatakan uskup itu dibunuh, bukan bunuh diri. oleh sebab itu, pemerintah gagal menyelidiki kejahatan tersebut hingga menemukan motif di balik pembunuhan tersebut.

Editor: Silvester Detianus Gea

Sumber: CNA

avatar
Silvester Detianus Gea
Lahir di desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namöhalu-Esiwa, Nias Utara, pada tanggal 31 Desember. Anak kedua dari lima bersaudara. Pada tahun 2016, menyelesaikan Strata 1 (S1) Ilmu Pendidikan Teologi di Universitas Katolik Atma Jaya-Jakarta. Menyelesaikan Strata 2 (2023). Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Menulis buku berjudul "MENGENAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SUKU NIAS" (2018). Ikut serta menulis dalam Seri Aksi Swadaya Menulis Dari Rumah (Antologi); “Ibuku Surgaku” jilid III (2020), Ayahku Jagoanku, Anakku Permataku, Guruku Inspirasiku, Hidup Berdamai Dengan Corona Vol. IV, dan Jalan Kenangan Ibuku Vol. IV (2021), Autobiografi Mini Kisah-Kisah Hidupku (2022), Kuntum-Kuntum Kasih Sayang Vol. 3, Keluargaku Bahagiaku Vol. 2, Ibu Matahari Hidupku Vol. 1 (2023), Ibu Matahari Hidupku (2024), Menulis Itu Sehat & Hidup Itu Anugrah (2025), Ikut menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama penerbit Ethos Logos Pathos (2024-sekarang), Menulis buku "Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti" bersama PT. Mitra Laksana Pelita (2025-sekarang). Saat ini menjadi Wartawan komodopos.com dan floresnews.net(2018-sekarang), Author jalapress.com/, dan mengajar di Sekolah Tarsisius Vireta (Website:https://www.tarsisiusvireta.sch.id/) (2019-2024), menjadi Wakil Kepala Sekolah SD Tarsisius 1 (Juli 2024-sekarang), Wakabid. Marketing, Humas & Pengembangan Usaha, Yayasan Bunda Hati Kudus (2025) Penulis dapat dihubungi melalui: Email: detianus.634@gmail.com Facebook: Silvester Detianus Gea. Kompasiana: https://www.kompasiana.com/degeasofficial1465. Akun tiktok https://www.tiktok.com/@orang_muda.katolik1. Akun Youtube: https://www.youtube.com/@Degeasofficial. LinkedIn: https://www.linkedin.com/in/de-gea-000825389/.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Artikel Terkini