10 C
New York
Sunday, November 27, 2022

Murid Kristus, Diutus seperti Anak Domba ke tengah Serigala

Tuhan Yesus mengutus para murid-Nya. Peristiwa ini menegaskan bahwa Tuhanlah yang memilih dan mengutus setiap orang untuk terlibat dalam karya-Nya. Ketika Tuhan Yesus mengutus mereka, Dia berkata: ‘Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit’ (Luk. 10:2). Banyak yang dikerjakan, tetapi hanya sedikit yang mau bekerja. Ini fakta dalam Gereja kita dewasa ini. Jumlah umat yang dilayani banyak, tapi imam yang melayani sedikit.

Orang-orang yang diutus itu membawa misi dari Tuhan, dan bukannya membawa agenda pribadi. Pesan-Nya jelas dan tegas: “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma” (Mat. 10:7-8).

Sedari awal Tuhan Yesus mengingatkan orang-orang yang diutus-Nya itu bahwa yang namanya tugas perutusan tidak pernah mudah. Ia berkata: “Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala” (Luk. 10:3). Serigala membunuh mangsanya dengan cara menggigitnya. Karya dan tugas perutusan kita, sebaik apapun itu, pasti ada saja orang yang melancarkan kritikan dan cemoohan terhadapnya.

Banyak orang tidak mau menjadi rasul awam atau pengurus Gereja karena takut dikritik dan dicemooh. Padahal, dalam Injil sudah jelas dikatakan bahwa ketika Tuhan Yesus menunjuk tujuh puluh murid dan mengutus mereka pergi ke setiap kota dan tempat, Dia sendirilah yang memberitahukan dengan siapa mereka bekerja, dan bagaimana menghadapi situasi pelayanan. Maka, jangan takut. Tanggapilah panggilan itu dan jalanilah dengan sukacita. Semoga Tuhan memberkati tugas dan karya perutusan kita. Amin.

avatar
Jufri Kano, CICM
Terlahir sebagai 'anak pantai', tapi memilih - bukan menjadi penjala ikan - melainkan 'penjala manusia' karena bermimpi mengubah wajah dunia menjadi wajah Kristus. Penulis adalah alumni Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta & Maryhill School of Theology, Manila - Philippines. Moto tahbisan: "Tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga" (Luk. 5:5). Penulis dapat dihubungi via email: jufri_kano@jalapress.com.

Artikel Terkait

Subscribe
Notify of
avatar
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

10,700FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Artikel Terkini