0.2 C
New York
Saturday, March 6, 2021

Tatkala Roh Jahat Mengakui Yesus sebagai Anak Allah — Renungan Harian

Tatkala Roh Jahat Mengakui Yesus sebagai Anak Allah: Renungan Harian, 21 Januari 2021 — JalaPress.com; Injil: Mrk. 3:712

Injil hari ini mengawali kisahnya dengan menceritakan bagaimana Yesus dan murid-murid-Nya menyingkir ke danau. Tidak disebutkan mengapa mereka harus menyingkir ke danau, tapi barangkali tujuannya untuk melepas lelah sejenak dari segala kesibukan. Tapi, mereka tidak bisa sungguh-sungguh beristirahat, sebab ternyata banyak orang mengikuti-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya.

Orang-orang itu berbondong-bondong datang kepada Yesus dengan beragam maksud dan tujuan. Ada yang datang untuk mendengarkan pengajaran-Nya, ada yang memohon penyembuhan dari penyakit, dan ada pula  yang datang untuk meminta pembebasan dari kuasa-kuasa kegelapan.

Saking banyaknya orang yang datang, penginjil Markus menyebutkan bahwa mereka sampai berdesak-desak; sehingga Yesus sampai harus menyuruh murid-murid-Nya itu menyediakan sebuah perahu bagi-Nya, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya.

Orang-orang itu datang dengan satu keyakinan, yaitu bahwa jika mereka dekat dengan Yesus, dan jika Yesus menjamah mereka, maka pastilah segala harapan mereka terwujud. Nah, sikap seperti ini yang harus kita tiru dari mereka. Seperti mereka, kita pun harus berbondong-bondong datang kepada Tuhan. Jangan pernah menjauh dari Tuhan. Jauh dari Tuhan berarti hidup kita akan sulit.

Tidak sampai di situ. Ada hal yang menarik dari Injil hari ini. Dikatakan bahwa bilamana roh-roh jahat melihat Yesus, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: Engkaulah Anak Allah (Mrk. 3:11).

Roh-roh jahat jatuh tersungkur di hadapan Yesus. Mengapa? Karena kekuatan mereka tidak seberapa dibandingkan dengan kekuasaan Tuhan. Mereka berusaha melawan kuasa Tuhan tapi tak sanggup. Itu berarti juga bahwa jika kita dekat dengan Tuhan, maka kita pun dimampukan untuk mengalahkan kekuatan jahat.

Hal menarik berikutnya dari Injil hari ini adalah adanya pengakuan dari roh-roh jahat tentang siapa Yesus. Mereka berteriak: Engkaulah Anak Allah”. Roh-roh jahat mengenal dan mengakui Yesus sebagai Anak Allah.

Mengapa bagian ini dikatakan menarik? Karena kita tahu bahwa penolakan terhadap kehadiran Yesus terjadi di mana-mana, tidak hanya pada waktu itu, tetapi juga pada zaman ini. Umumnya mereka tidak percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah. Bahkan, beberapa waktu lalu pernah ada tokoh berkata: “Jika Yesus itu Anak Allah, siapa bidannya waktu Ia lahir?”

Logika yang dimainkan oleh orang-orang yang menolak ketuhanan Yesus sangatlah sederhana: tak mungkin Allah itu mempunyai Anak, apalagi beristeri. Dan, tentu saja pemikiran seperti ini adalah pemikiran manusia dan logika manusia. Sebab, nalar kita tidak akan pernah sanggup memikirkan tentang Allah dan rencana-Nya.

Maka dari itu, pesan pentingnya adalah: jika roh-roh jahat saja mengakui bahwa Yesus adalah Anak Allah, masa kita tidak mau mengakui? Masih ragukah kita untuk mengakui bahwa Yesus itu sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia?

avatar
RP Jufri Kano, CICM
Terlahir sebagai 'anak pantai', tapi memilih - bukan menjadi penjala ikan - melainkan 'penjala manusia' karena bermimpi mengubah wajah dunia menjadi wajah Kristus. Penulis adalah alumni Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta & Maryhill School of Theology, Manila - Philippines. Moto tahbisan: "Tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga" (Luk. 5:5). Penulis dapat dihubungi via email: jufri_kano@jalapress.com.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Ikuti Kami

10,513FansLike
680FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Artikel Terkini